prodamat_pascasajana_pendidikan_fisika_uad_di_kampung_patehan.jpg

Prodamat UAD untuk Kampung Patehan

Melalui Program Pemberdayaan Umat (Prodamat), mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan serangkaian kegiatan edukasi di Kampung Patehan, Yogyakarta.

Kegiatan ini berlangsung sejak 4 April 2018 dan bekerja sama dengan Relawan Pekerti di Kampung Patehan. Para mahasiswa aktif menemani warga usia sekolah pada jam belajar, sehingga warga lebih optimal dalam memahami pelajaran sekolah.

Selain itu juga dilakukan diskusi dengan warga terkait pembelajaran berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi dengan menggunakan PhET. Sehingga, literasi sains dan matematika warga Patehan dapat meningkat melalui simulasi yang interaktif.

Prodamat diakhiri pada 2 Mei 2018 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dengan melakukan kegiatan observasi benda langit di Patehan. Kegiatan observasi bekerja sama dengan  Pusat Studi Astronomi (Pastron) UAD dan kelompok studi Andromeda Pendidikan Fisika UAD.

Sebanyak tiga teleskop digunakan pada kegiatan observasi ini. Sekitar 30 orang yang terdiri atas anak-anak, remaja, bahkan dewasa, turut berpartisipasi dalam pengamatan benda langit. Warga sangat antusias dan tertarik mengikuti kegiatan sampai akhir.

Bulan, sejumlah rasi bintang, dan planet Jupiter beserta satelit-satelitnya menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah cahaya perkotaan yang mulai mempersulit observasi benda langit dan banyaknya bangunan di perkotaan, warga masih berkesempatan mendapatkan momen istimewa tersebut. Dengan sumber daya manusia dan peralatan yang dimiliki oleh UAD, proses penyebaran informasi dan ilmu pengetahuan ke masyarakat dapat terselenggara dengan baik.

Prodamat merupakan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Ilmu yang diperoleh di kampus dibagikan kepada masyarakat agar lebih bermanfaat dan memberi pengetahuan baru. Pengelola Pascasarjana UAD dan Program Studi Magister Pendidikan Fisika UAD mendukung sepenuhnya Prodamat.

Di tengah padatnya perkuliahan dan target publikasi internasional, mahasiswa mampu berinteraksi dengan masyarakat melalui Prodamat. Kegiatan ini memberikan potensi yang besar tidak hanya bagi pemberdayaan masyarakat, namun juga bagi civitas academica untuk mengetahui kondisi masyarakat yang memungkinkan untuk dikaji dan diteliti.

Pada pidato penutupan Prodamat di Kampung Patehan, Ketua RW 05, Agus, menilai dengan adanya kegiatan seperti ini memberikan pengalaman baru dan ilmu baru bagi warga. Ia berharap kegiatan ini dapat diadakan lagi ke depannya. Tidak hanya dari Pendidikan Fisika, namun diharapkan juga dari disiplin bidang ilmu lainnya bekerja sama dalam kegiatan edukasi di Patehan. (ard/doc)