You are here

Din Syamsuddin: Ibadah untuk Kepribadian yang Purna

Indonesian

Sebagai konsistensi untuk memperkukuh ikatan silaturahmi dan saling memaafkan, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan syawalan bagi seluruh keluarga besarnya. Pada syawalan tahun ini, hadir Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. atau Din Syamsuddin sebagai penceramah.

Din Syamsuddin yang juga Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengharapkan agar umat muslim terus konsisten beribadah meskipun bulan Ramadan 1440 H telah berlalu. “Bulan Ramadan merupakan proses awal dari pengabdian umat muslim terhadap Allah Swt. untuk meraih ketakwaan. Selanjutnya, ibadah harus terus dijalankan untuk membentuk kepribadian yang sempurna.”

Lebih lanjut Din mengatakan, ada dua syarat agar doa dikabulkan oleh Allah. Pertama beristijabah dan yang kedua beriman. Untuk meminta atau berdoa harus sejalan juga dengan memenuhi perintah Allah dan menjauhi segala larangannya.

Sementara Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M. Hum. dalam sambutannya mengatakan terima kasih atas kehadiran Din Syamsudin dan seluruh keluarga besar UAD. Ia mengharap setelah libur lebaran dan Ramadan kinerja dosen maupun karyawan tidak menurun. Pasalnya, di awal masuk kerja 30 persen sivitas UAD ada yang belum berangkat.

Kami mengharap seluruh sivitas UAD meningkatkan kinerjanya. Apalagi kemarin sudah libur cukup lama. Saat ini di Yogyakarta, mahasiswa UAD paling banyak di antara perguruan tinggi swasta (PTS) lainnya. Jadi harus disiplin dan kinerjanya harus maksimal,” tandasnya.

Selanjutnya, sebagai salah satu PTS terbesar di Yogyakarta, Kasiyarno mengungkapkan UAD terus berbenah dan juga dalam tahap perekrutan dosen dan penambahan program studi baru yang sesuai kebutuhan masyarakat. Beberapa program studi juga sedang dalam proses pengajuan S3. (ard)