You are here

Hadapi Kendala PPM, LPM Gelar Seminar Nasional

Indonesian

Menghadapi kendala pengusulan dan pelaksanaan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (LPM-UAD) gelar seminar nasional bertajuk “Strategi Membangun Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat”, Sabtu (10/1/2015) di Cavinton Hotel Yogyakarta.

Menurut Kepala LPM UAD, Drs. H. Jabrohim M.M., salah satu kendala PPM adalah keterbatasan referensi hasil-hasil pengabdian.

“Sampai saat ini, masih sangat jarang dijumpai jurnal dan forum seminar nasional atau internasional khusus PPM. Akibat yang timbul adalah para dosen pengabdi menjadi kesulitan mempublikasikan maupun melakukan diseminasi artikel ilmiah hasil dari program PPM yang diusung para dosen,” ujar Jabrohim yang juga merupakan dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) ini.

Seminar nasional tersebut menghadirkan Dr. drh. Joko Prastowo, M.Si., dari LPPM UGM sebagai keynote speaker, dan Yopie Gani Harmoko dari PT MIXPRO sebagai plenary speaker.

Pembicara pertama menjelaskan mengenai teknik pemetaan stakeholders dan pembicara dua memberikan gambaran tentang cara menjalin kerja sama sehingga dapat menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang lebih berkualitas dan sustainable.

Sementara itu, sebanyak 33 peserta terbagi dalam kelompok peserta pemakalah dan nonpemakalah. Mereka mengikuti acara sesi pertama dan kedua. Khusus kelompok pemakalah, dilanjutkan dengan presentasi hasil-hasil PPM di sesi akhir.