You are here

Pekan Seni Pelajar Muhammadiyah

Indonesian

Mengangkat tema “Dengan Seni Kita Berprestasi”, Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar Pekan Seni Pelajar Muhammadiyah se-Karesidenan Madiun. Program kerja tersebut disesuaikan dengan hasil Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar tentang pengembangan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), serta mengembangkan, meningkatkan mutu dan keberlangsungan kegiatan pada bidang pendidikan.

Rauf Firrahim, selaku ketua panitia menjelaskan tujuan digelarnya acara ini adalah untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemampuan melalui pemantapan program.

“Tema tersebut diangkat karena kami berharap generasi Muhammadiyah muda dapat berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik saja tetapi juga dalam nonakademik seperti musikalisasi puisi, gerak dan lagu, dan mendongeng,” jelasnya perihal tema kegiatan.

Berbagai persiapan dilakukan seperti pembentukan panitia, koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Karesidenan Madiun, dan lain sebagainya. Persiapan kurang lebih membutuhkan waktu satu hingga dua bulan. Puncak acara pekan seni yang diikuti seluruh sekolah Muhammadiyah se-kota Madiun dan Akademi Kebidanan Kota Madiun tersebut dilaksanakan pada 28 Agustus 2017, di Islamic Center Madiun.

Sebelum puncak acara diselenggarakan, terlebih dahulu digelar pelatihan membaca puisi, pelatihan mendongeng, pelatihan penciptaan lagu, dan sosialisasi Festival Masjid pada Selasa (08/08/2017). Acara ini diikuti oleh 60 peserta guru SD, SMP, dan SMA se-Karesidenan Madiun. Selanjutnya, digelar Pelatihan Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Branding yang dilaksanakan pada Rabu (16/08/2017), dan diikuti oleh 70 peserta.

Pada puncak acara Pekan Seni Pelajar Muhammadiyah, peserta berjumlah 60. Mereka berasal dari 5 wilayah PDM, yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.

Alhamdulillah, acara puncak Pekan Seni Pelajar Muhammadiyah ini diapresiasi masyarakat dengan sangat luar biasa. Pemenang juara 1, 2, dan 3 ranting lomba Gerak dan Lagu berasal dari wilayah Kota Madiun. Pemenang ranting lomba Musikalisasi Puisi juara 1 berasal dari Ngawi, juara 2 dan 3 berasal dari Kota Madiun serta juara 1, 2, dan 3 ranting lomba Mendongeng berasal dari Kota Madiun. Saya berharap agar pelaksanaan Pekan Seni Pelajar Muhammadiyah selanjutnya dapat lebih baik lagi dan bercermin dari evaluasi pelaksanaan tahun ini,” tutup Rauf. (dev)