You are here

Rektor UAD Lantik Dekan Periode 2018-2022

Indonesian

 

Dr. Kasiyarno, M.Hum., Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi melantik dekan dari 11 fakultas untuk masa jabatan 2018-2022. Pelantikan berlangsung di auditorium kampus 1 UAD, Jln. Kapas 9 Semaki, Yogyakarta, Senin (6/8/2018).

Para dekan tersebut antara lain Prof. Dr. dr. Rusdi Lamsudin, Sp.S(K)., M.Med.Sc. (Fakultas Kedokteran)Dr. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., Apt. (Fakultas Farmasi), Dr. Tri Kinasih Handayani, M.Si. (FKIP), Sunardi, S.T., M.T., Ph.D.(FTI), Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. (FAI), Rahmat Muhajir Nugroho, S.H., M.H. (Fakultas Hukum), Elli Nur Hayati, M.P.H., Ph.D. (Fakultas Psikologi), Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si. (FEB), Drs. Nizam Ahzani, M.Hum. (FSBK), Lina Handayani, S.K.M., M.Kes., Ph.D. (FKM), Imam Azhari, S.Si., M.Cs. (FMIPA).

Pada kesempatan tersebut, Kasiyarno menyampaikan kepada para dekan untuk membangun UAD melalui fakultas-fakultas. “Kami mengajak seluruh Dekan untuk meningkatkan kualitas UAD di masa yang akan datang. Saat ini baru 17 program studi yang terakreditasi A. Semoga ke depan akan lebih banyak yang mendapat akreditasi A,” paparnya.

Ia menambahkan, UAD tidak hanya menyelenggarakan pendidikan, tetapi juga dakwah dan pengkaderan untuk persyarikatan, umat, dan bangsa. Oleh karenanya, tugas para dekan tersebut harus mencetak para intelektual yang berkarakter.

“Para mahasiswa merupakan kader. Mereka harus banyak memberi daripada meminta, tidak banyak mengeluh, bekerja sungguh-sungguh, dan bisa mengatasi masalah dengan solusi. Kemudian yang tidak kalah penting jangan mudah tersinggung, harus tabayun, serta bukan orang yang bekerja hanya karena aturan,” tandas Kasiyarno.

Hal ini disampaikan oleh Kasiyarno, mengingat saat ini merupakan era yang sangat kompetitif. Para dekan harus berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas mahasiswanya. Menurutnya, kualitas lebih penting daripada kuantitas.

Sementara Badan Pembina Harian (BPH) UAD yang diwakili Prof. Dr. Yunahar Ilyas, menyampaikan pentingnya kerja bersama-sama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja agar menjadi lebih baik, kompak, cerdas, kreatif, dan ikhlas. (ard)