You are here

Siswa Tunarungu Belajar Astronomi di UAD

Indonesian

Pada awal tahun 2019, Internasional Astronomical Union (IAU) merayakan perayaan ulang tahun ke-100 tahun dengan tema “100 Tahun di Bawah Satu Langit (One Hundred Years under One Sky)”. Perayaan ini berlangsung dari 10−13 Januari 2019. Acara ini diikuti 72 negara dan ada lebih dari 700 kegiatan astronomi.

Kegiatan tersebut pada intinya mengenalkan ilmu astronomi kepada masyarakat umum. Komunitas Astronomi di seluruh dunia dapat berpartisipasi dalam upaya memberikan ilmu astronomi ke masyarakat umum.

Tidak mau ketinggalan dari acara internasional tersebut, Observatorium UAD mengadakan acara bertema “Semesta untuk Kita Semua” dengan mengundang guru dan siswa tunarungu SLB N 2 Bantul, Minggu, (13-1-2019). Kegiatan diawali dari perkenalan setiap ruangan yang ada di observatorium.

Selain itu, guru dan anak-anak tunarungu melakukan pengamatan matahari di kubah observatorium. “Sangat beruntung pada saat itu, cuaca sedang cerah. Sehingga anak-anak tunarungu dapat melihat matahari menggunakan teleskop dan kacamata matahari. Antusiasme anak-anak tunarungu terpancarkan dari banyaknya pertanyaan yang mereka lontarkan dan tentu saja bahasa yang mereka gunakan dapat kita pahami dengan bantuan Sri Noworini, S.Pd. yang merupakan salah satu guru SLB N2 Bantul,” jelas Yudhiakto Pramudya, Ph.D., Kepala Pastron UAD.

Setelah mengamati matahari melalui teleskop, peserta mengelilingi taman angkasa yang berada di lantai 11,5 gedung kampus 4 UAD Observatorium. Setelah itu Yudhiakto memberi materi astronomi kepada para peserta.

Kegiatan ini juga merupakan ajang promosi Observatorium UAD, bahwa Observatorium ini ramah bagi penyandang disabilitas. Sehingga semua orang yang memiliki latar belakang berbeda mendapatkan ilmu pengetahuan yang sama,” tandasnya (doc)