You are here

UAD Adakan LKMM Tingkat Nasional

Indonesian

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) mengadakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) dasar dan menengah tingkat nasional. Tema yang diangkat “Menciptakan Mahasiswa yang Terampil dalam Kegiatan dan Aktivitas Organisasi”.

LKMM diikuti 129 peserta dari 16 perguruan tinggi Muhammadiyah dan 1 perguruan tinggi swasta dari 8 provinsi. Acara yang diselenggarakan untuk pertama kali ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 22 hingga 24 Februari 2019, di kampus 4 UAD, Jln. Lingkar Selatan, Tamanan, Bantul, Yogyakarta.

Dr. Abdul Fadlil, M.T., Wakil Rektor III UAD Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni dalam sambutannya mengatakan, senang bisa bertemu dengan para mahasiswa peserta LKMM, calon pemimpin bangsa.

LKMM ini menjadi bagian penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan dalam mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan mahasiswa. Yang paling penting mengatur waktu dengan bijak, bisa membagi untuk kegiatan akademik, keorganisasian, maupun di masyarakat,” terangnya.

Selain itu, ia mengharapkan kegiatan keorganisasian bisa memberi dampak kepada mahasiswa lain. Sehingga semakin banyak mahasiswa yang aktif berkegiatan di ranah akademik maupun nonakademik.

Jangan sampai IPK minim karena berkegiatan di organisasi kemahasiswaan. IPK harus berbanding lurus dengan prestasi,” tandas Fadlil.

Sementara Kepala Bimawa, Dr. Dedi Pramono, M.Hum. menjelaskan, para pemateri pada LKMM kali ini merupakan trainer yang telah lulus uji kompetensi dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Kami berharap dengan agenda ini bisa mempererat silaturahmi antarperguruan tinggi dan antarmahasiswa. Selain itu menambah wawasan keilmuan mahasiswa terutama di bidang keorganisasian,” jelas Dedi.

Perguruan tinggi yang tergabung dalam LKMM ini antara lain UAD, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka Jakarta, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas Muhammadiyah Purworejo, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Stikes Pekalongan, Stikes Magelang, dan Universitas Muria Kudus. (ard)