uad_luluskan_1020_wisudawan_periode_juli_2018.jpg

UAD Luluskan 1020 Wisudawan Periode Juli 2018

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta meluluskan 1020 wisudawan pada sidang senat terbuka dengan acara wisuda sarjana dan pascasrajana. Prosesi ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (28/7/2018).

Sebanyak 916 wisudawan dari S1 dengan rerata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,4, naik 0,08 poin. Sementara 104 lainnya wisudawan S2 dengan rerata IPK 3,7, naik 0,02 poin.

Hingga sekarang, jumlah lulusan UAD sudah mencapai 43.742, dengan 1319 di antaranya dari program pascasarjana. Wisudawan terbaik dengan IPK 3,97 atas nama Rachmat Bagus Wibowo dari program studi Akuntansi. Terbaik kedua Deviani Nurul Khasanah program studi PGSD dengan IPK 3,96. Sementara terbaik ketiga Cahaya Annisaa Fathonah dari program studi Teknik Industri dengan IPK 3,95.

Sementara lulusan tercepat atas nama Inda Asriani dari program studi Farmasi dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 23 hari. Sedangkan lulusan termuda ialah Umratun Makmur program studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) yang lulus pada usia 19 tahun 7 bulan 3 hari. Masing-masing memiliki IPK 3,89 dan 3,77.

Pada prosesi sidang kali ini juga ada empat mahasiswa asing yang ikut diwisuda. Mereka adalah Leng Licheng program studi PBI S2, Wu Junhong dan Liang Jibing program studi Manajemen Pendidikan. Ketiganya berasal dari Tiongkok. Keempat ada Mus-Ab Buenae, program studi Magistet Psikologi. Ia merupakan putra dari Muhammad Alawee, seorang anggota parlemen daerah di Thailand.

Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum. dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua wali wisudawan yang telah menguliahkan putra-putrinya di UAD.

Ia berharap lulusan UAD nantinya memiliki prestasi yang lebih gemilang di tengah masyarakat. "Tingkatkan keilmuan dan keterampilan supaya bisa bersaing di era yang kompetitif ini. Dan yang paling penting tetap menjaga karakter. Jangan sampai ada lulusan UAD terjaring KPK," ungkapnya serius.

Kasiyarno menginginkan mahasiswa yang pernah kuliah di UAD memiliki jiwa kewirausahaan. Supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan memberi pekerjaan untuk orang lain sesuai dengan bidang yang dikuasai. (ard)