kampung_sains_aktivasi_mou_antara_uad_dengan_wali_kota_yogyakarta.jpg

Kampung Sains, Aktivasi MoU antara UAD dengan Wali Kota Yogyakarta

Gagasan Kampung Sains merupakan aktivasi MoU antara Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan Wali Kota Yogyakarta di bidang pendidikan. Pihak UAD diwakili oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai pelaksana bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd., Dinas Pendidikan mempunyai tugas untuk mengembangkan pendidikan formal, non-formal, dan informal.

“Ketika mencermati hal yang bisa dikembangkan dalam kerja sama, khususnya pendidikan, FMIPA dan Dinas Pendidikan berencana mengembangkan pendidikan sains. Dalam hal ini kemudian muncul wacana Kampung Sains,” terang Heri ketika ditemui di kantornya, Jum’at (5/5/2017).

Dari keterangan Heri, tujuan hadirnya Kampung Sains ini nantinya untuk mengenalkan Yogyakarta sebagai kota sains, bukan hanya kota pendidikan.

“Bidikan awalnya dari kampung-kampung. Ketika pola Kampung Sains ini kita wacanakan, banyak kampung yang menyatakan siap,” lanjut laki-laki yang juga mengajar salah satu matakuliah di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UAD ini.

Banyaknya kampung yang ingin berpartisipasi, membuat Dinas Pendidikan dan FMIPA-UAD melakukan kajian lebih lanjut terkait dampak jangka panjangnya. Rencananya, Kampung Sains ini akan dikembangkan untuk menunjang kecakapan vokasi masyarakat. Lebih lanjut, bisa dikembangkan menjadi kampung wisata sains.

Selain Kampung Sains, Dinas Pendidikan juga mengadakan Kampung Literasi dan Ekspresi Gerakan Indonesia Membaca (GIM). Acara Ekspresi GIM sudah dilaksanakan sejak Kamis (4/5/2017) dan akan berakhir Minggu (7/5/2017).

Dalam rangkaian itu, akan ada peresmian Kampung Sains dan Literasi, serta pemberian penghargaan bagi tokoh-tokoh literasi Yogyakarta. (ard).