juara_3_lktin_unesa.jpg

Mahasiswa BK Juara 3 LKTI di UNESA

Tim yang diketuai oleh Fuad Aminur Rahman, dengan anggota Cecep Maulana, Bekti Tri Utomo berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) yang diselenggarakan di UNESA.

Ketiga mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling (BK) UAD ini mengangkat permasalahan pornografi. Menurut Fuad, banyak orang resah terhadap efek dari pornografi. Banyak dari mereka yang ingin mereduksi perilaku candu pornografi.

Dari permasalahan ini Fuad dan dua temannya mengangkat judul “Mereduksi Perilaku Candu Pornografi Menggunakan Teknik Self-Management”. Dalam tulisannya mereka menawarkan suatu teknik dalam bimbingan konseling, yakni teknik behavior, self-management. Teknik ini adalah cara bagi individu untuk mengelola diri dan memotivasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Saat proses penulisan kami meminta bimbingan pada pak Caraka terkait dengan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Kemudian memperbanyak membaca buku untuk memperbanyak sumber.” Terang Fuad.

Ketika lomba di Surabaya Tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) didampingi oleh Pak Wahyu. Mereka latihan presentasi dan mempelajari materi sebelum hari perlombaan.

“Waktu presentasi kami merasa gugup dan cemas. Kemudian ada pertanyaan dari juri yang bisa kami jawab dan ada yang tidak terjawab secara maksimal karena nervous.” Ungkap Fuad ketika ditemui di Kampus 2 jalan Pramuka.

Bagi Fuad secara pribadi, penulisan KTI penting adanya karena bisa mendukung meningkatkan prestasi akademik. Banyak ilmu yang tidak didapat di kelas, dan hanya didapat dari perlombaan. Selain itu ia juga bisa mempelajari menulis sesuai dengan EYD untuk mendukung skripsi.

“Orangtua, teman, dan dosen adalah motivasi saya. Selain itu saya suka membaca buku-buku motivasi dari orang-orang besar, biografi, dan artikel ilmiah. Sejak SMP saya sudah akrab dengan buku, awalnya suka baca-baca komik, kemudian suka baca tulisan di internet dan lanjut suka baca media masa cetak. Dengan membaca saya memiliki banyak referensi.” Ungkap Fuad.

Tujuan selanjutnya yang ingin dicapai oleh Fuad setelah mendapat juara di LKTIN adalah membagikan ilmunya kepada orang lain. Ia termotivasi untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru yang belum diketahui.

“Saya ingin membanggakan orangtua dan prodi dengan ilmu yang saya miliki, karena prinsip hidup saya adalah do the best, and don’t feel the best. Lakukan yang terbaik, tapi tetap jangan merasa yang paling baik.” Pungkas Fuad.