You are here

Pusat Studi Analisis Kebijakan Nasional (PUSJAKNAS)

Deskripsi

Beberapa hal yang melatarbelakangi berdirinya PUSJAKNAS yaitu :

  1. Kebijakan nasional sebagai bagian sistem manajemen nasional yang belum terintegrasi dan sinergis untuk mencapai tujuan.
  2. Banyak kebijakan yang cenderung partial dan kental dengan ego sektoral tiap-tiap elemen masyarakat.
  3. Kebijakan-kebijakan yang tidak pro pada kepentingan bangsa, namun justru dibuat sebagai pesanan dari pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan berbeda dengan kepentingan bangsa Indonesia.

Visi, Misi dan Strategi

Visi

Menjadi lembaga yang kredibel dalam kreativitas ide dan praktek sinergi potensi bangsa berbasis riset

Misi

  1. Memberikan analisis berbagai kebijakan nasional yang berorientasi pada peningkatan daya saing bangsa
  2. Memberikan pendampingan kepada berbagai pihak dalam mensinergikan potensi dan keunggulan.

Strategi

  1. Melakukan penelitian-penelitian evaluasi kebijakan pada berbagai level dan wilayah serta mempublikasikan hasil-hasilnya pada seminar maupun jurnal bereputasi.
  2. Melakukan diskusi-diskusi topic penting terkini terkait permasalahan, solusi, dan dampaknya serta mensosialisasikan hasilnya pada media yang relevan.
  3. Memberikan rekomendasi-rekomendasi bagi pengintegrasian potensi dan peningkatan kapasitas institusi daerah maupun nasional bagi kemajuan bangsa.
  4. Menjalin kemitraan sinergis mutualistik dengan berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan bangsa melalui berbagai program-program kemitraan.

Program Kerja

  1. Peningkatan kapasitas kelembagaan pusat studi bermitra dengan Kemenristek
  2. Pelatihan pengembangan roadmap industri daerah bermitra dengan Pemda
  3. Pelatihan teknik analisis dan pengembangan strategi inovasi bermitra dengan Pemda
  4. Peningkatan keterampilan IT masyarakat bermitra dengan Dinas-dinas
  5. Peningkatan Kualitas Pengambilan Keputusan Tingkat Daerah bermitra dengan Pemda.

Capaian

  1. Diskusi Pengembangan Inovasi Daerah bekerjasama dengan Balitbang Sumatera Selatan bertempat di Palembang dengan dana Rp 12,5 juta rupiah.
  2. Inisiasi Konsorsium TV Digital bekerjasama dengan Balitbang Propinsi Jawa Tengah di Semarang.
  3. Penyusunan Buku panduan pembentukan forum ABG bekerjasama dengan Kemenristek di Jakarta dengan dana Rp 20.000.000,00.
  4. Penelitian Kebijakan: Integrasi Riset untuk Inovasi Rantai Nilai Industri kerjasama dengan Kemenristek di Jakarta dengan dana 100 juta rupiah.
  5. Koordinasi Jaringan Peneliti Jawa Barat kerjasama dengan Kemenristek, Balitbang Propinsi Jabar di Bandung dengan dana sebesar 15 juta rupiah.
  6. Koordinasi Jaringan Peneliti Jawa Tengah kerjasama dengan Kemenristek, Balitbang Propinsi Jateng di Semarang dengan dana sebesar 12,5 juta rupiah.
  7. Koordinasi Jaringan Peneliti Jawa Timur kerjasama dengan Kemenristek, Balitbang Propinsi Jatim bertempat di Surabaya dengan dana sebesar 15 juta rupaih.
Indonesian