uad_kirim_relawan_ke_palu_dan_donggala.jpg

UAD Kirim Relawan ke Palu dan Donggala

Bencana yang melanda Palu-Donggala telah menyisakan duka mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia. Setelah sebulan lebih, proses pemulihan pascabencana terus dilakukan berbagai pihak. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut andil dalam proses pemulihan dengan berbagai kegiatan kemanusiaan untuk membantu korban terdampak gempa, tsunami, dan likuifaksi.

Rabu (31/10/2018) bertempat di ruang sidang kampus 2 UAD, Pusat Studi Bencana UAD mengundang para relawan mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Palu-Donggala untuk mendapat arahan dari pimpinan. Relawan mahasiswa UAD yang akan dikirim ke Palu berjumlah 14 orang.

Mereka tergabung dalam tim psikososial yang berjumlah 11 dan tim logistik 3 orang. Tiga relawan logistik bertugas di Palu selama 1 bulan, sementara 11 relawan psikososial dari Fakultas Psikologi UAD bertugas selama 2 bulan.

Perekrutan relawan mahasiswa bekerja sama dengan Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY dan akan diberangkatkan selama satu bulan ke Palu-Donggala terhitung mulai 1 November 2018. Mahasiswa diberi pembekalan oleh Fakultas Psikologi UAD dan LPB PWM DIY.

Dr. Abdul Fadlil, M.T. Wakil Rektor III UAD Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni menyampaikan, para relawan mahasiswa telah lolos menjalani pemeriksaan kesehatan dan sudah diberikan vaksinasi oleh RS UAD. “Menjadi relawan itu harus ikhlas. Ikhlas di sini didefinisikan profesional, berdedikasi, dan bertanggung jawab.”

Sementara Wakil Rektor I UAD, Dr. Muchlas, M.T. Bidang Konsolidasi dan Peningkatan Kualitas Akademik berharap relawan mahasiswa UAD untuk Palu-Donggala mampu mengemban amanah dengan baik, lancar, dan dapat kembali ke UAD tanpa kurang suatu apa pun.

Sehari setalah diberi pembekalan di UAD, para relawan mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Palu dan Donggala dilepas untuk membersamai tim dari PWM DIY. Relawan tersebut di antaranya Mulyadi (Ilmu Komunikasi), Susi Mutoharoh dan Minhatin Tsaniah (Pendidikan Agama Islam), Andi Aziz Muhammad, Aprilia Aldisa, Etty Nur Hayati, Putri Panca Octaviana, Evi Kuwara, Mukhlisa Aulia Azizah, Endischa F Antatrie, Iva Nining Riyanty, Sherly Dwiputri, Faqih Abdussalam, Hasbi, Asiddiq (Psikologi). (ard)