Mahasiswa Asing UAD Raih Juara Favorit Lomba Pidato di UNS
Nguyen Thi Thu Thao mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) asal Vietnam berhasil meraih juara favorit dalam kompetisi nasional lomba pidato di Universitas Negeri Surakarta (UNS). Tema dari kegiatan tersebut adalah Penguatan Nasionalisme Melalui Peran Bahasa dan Sastra Indonesia di Tengah Pergaulan Masyarakat Global Sabtu 19 November 2016.
Lomba yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surakarta tersebut diikuti oleh tujuh belas peserta. Jumlah peserta tersebut terdiri dari tiga belas peserta adalah mahasiswa lokal dan empat peserta mahasiswa asing yang berasal dari beberapa universitas yang ada di Pulau Jawa.
UAD melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) mengirim dua peserta yaitu Ali Abdulraoof Taha Al-Maktari mahasiswa Program Studi Teknik Kimia dari Yaman dengan judul pidato “ Budaya Indonersia di Era Globalisasi: Sebagai Identitas atau Komoditas”. Satu peserta lain adalah Nguyen Thi Thu Thao dengan tema “Bahasa Indonesia dalam Ruang Publik dan Media Sosial”. Pada acara tersebut wakil dari UAD Nguyen Thi Thu Thao dinobatkan jadi peserta terfavorit.
Prestasi yang diraih Nguyen Thi Thu Thao merupakan piala kedua yang diraih oleh mahasiswa asing UAD. Satu bulan sebelumnya, satu tim mahasiswa UAD juga meraih juara terbaik dalam Lomba Pembacaan Cerita di Universitas Indonesia.
Kepala Kantor Urusan International Ida Puspita, M.A.Res. mengatakan bahwa UAD sangat mendukung mahasiswa asing mengasah minat dan bakat melalui berbagai perlombaan tingkat nasional maupun international. “Budaya berprestasi telah ditunjukkan oleh mahasiswa asing sejak 2013. Dan sampai sekarang bisa dipertahankan oleh mahasiswa asing, “ jelasnya. (doc)

Beberapa bulan belakangan, Forum Apresiasi Sastra (FAS) mengangkat tema-tema besar. Setelah pada Oktober lalu menghadirkan Prof. Dr. Suminto A. Sayuti dalam diskusi sastra, kali ini FAS memperkenalkan mahasiswa pada basis paradigma teori realisme magis. Adalah Dharma Satrya HD, M.A., alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) menjadi nara sumber diskusi dihadapan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Rabu (09/11/2016).
Peraih peringkat ketiga wisudawan dengan IPK tertinggi adalah anak muda mempunyai prestasi mendunia. Anak muda itu adalah Muhammad Iqwan Sanjani. Wisudawan asal Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) ini memiliki prestasi menarik.
Fahmi Arif, alumnus Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum angkatan 2013 meraih peringkat pertama wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan nilai 3.95. Ia tidak pernah menyangka dapat menduduki peringkat pertama.
Tusta tidak pernah menyangka sebagai wisudawan mendapatkan peringkat kedua Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) diantara wisudawan periode November 2016. Ia mengaku tidak pernah menargetkan minimal IP setiap semesternya. “Saya hanya berupaya menjalankan kuliah dengan sungguh-sungguh dan melakukan yang terbaik dalam kuliah, tugas, praktikum maupun ujian” terangnya saat ditemui Rabu (9/11).
Ada 40 delegasi terpilih dari seluruh Indonesia yang berhasil mengikuti Camp di Sabang. Salah satunya adalah Andi Lutfiah Nada Sabila, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2016