UAD Bekali Mahasiswa Asing Dengan Budaya

Sabtu (17/05), di Auditorium Kampus I UAD Jalan Kapas No.09, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta Universita Ahmad Dahlan (UAD) adakan acara “Program Pembekalan Kepulangan Mahasiswa Asing” yang selanjutnya disebut sebagai acara perpisahan/pelepasan.

Acara tersebut diprakarsai oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) UAD bekerjasama dengan Kaprodi Sastra Inggris, PBSI, Ekonomi, MIPA, Darmasiswa UAD dengan mengusung tema “Menghidupkan Kembali Legenda Indonesia”

Ditemui di akhir acara, Ibu Ida Puspita, S.S., M.A. Selaku Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UAD menuturkan, “Mahasiswa asing yang hadir dalam acara tersebut ada 100 orang, diantaranya 23 dari Thailand, 5 dari Filipina, 2 dari India, 66 dari China, 1 dari Uzbekistan, 1 dari Iraq, 1 dari Timur Leste, dan 1 dari Turki.

Lebih Lanjut disampaikan, “Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk melepas mahasiswa asing UAD yang akan pulang ke negara masing-masing setelah selesai menuntut ilmu di UAD. Mereka juga termasuk bagian dari keluarga besar UAD. Kedatangan mereka disambut, kepulangannya juga harus diantar dan diberi bekal.”

Acara yang banyak menampilkan kebudayaan serta legenda di Indonesia tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA), Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (PPB), serta para dosen Darmasiswa Universitas Ahmad Dahlan.

“Kami berharap setelah diadakan acara ini dan sesampainya mereka di negara masing-masing, para mahasiswsa asing tersebut dapat menceritakan hal-hal yang baik yang telah mereka rasakan selama belajar di UAD dan kedepannya mereka dapat mengajak banyak mahasiswa asing untuk belajar di UAD.” Ungkap Ida Puspita, S.S., M.A. mengakhiri. (MCH)

Rekatkan Kekeluargaan Dengan Makrab Gabungan

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indeonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta gabungkan tiga organisasi yaitu HMPS PBSI, Teater JAB dan Kreskit dalam malam keakraban (makrab) 3 pilar.

Kegiatan yang diketuai oleh Bina Bani Mutaqin (HMPS PBSI) ini merupakan kegiatan yang kedua setelah tahun lalu juga dilaksanakan makrab 3 pilar yang sama. Dengan mengambil tema “Satukan 3 Pilar Kobarkan Jiwa Militan”, Bani berharap dengan adanya makrab ini akan semakin memperlacar kinerja HMPS, JAB dan Kreskit kepengurusan tahun ini.

Makrab yang diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 17-18 Mei 2014 ini merupakan agenda yang diharapkan bisa menjadi agenda tahunan HMPS PBSI sebagai wujud silaturahmi dan pengeratan antara HMPS dengan Lembaga Setingkat Organisasi (LSO) yang ada dibawahnya yaitu Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) dan Kreativitas Kita (Kreskit). Khairul Umam selaku ketua HMPS PBSI mengaku senang dengan terwujudnya acara tersebut. Dia berharap semoga kegiatan ini akan semakin merekatkan antara HMPS, JAB dan Kreskit.

Acara yang diselenggarakan di Villa Griya Taruna, Kaliurang, Yogyakarta ini tidak hanya menjadi kegiatan senang-senang saja, tetapi juga diselingi dengan pemberian materi  terkait dengan kepemimpinan (leadership) dan Emotional Spiritual Question (ESQ). Di akhir acara, Rona salah satu peserta mengaku senang. “Manis, asem, asin rame rasanya,” tuturnya singkat. (idj)

Teater dan Gending Jadi Satu Panggung?

Gending Bahana berduet bersama Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) isi Verity Show di Jogja Galery (12/5). Gending Bahana dengan gamelannya, teater JAB dengan tarinya. Mereka menjadi satu kesatuan dalam sebuah panggung meski berbeda organisasi.

Acara tersebut merupakan bentuk kerja sama yang di ajukan oleh Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) guna mensukseskan ujian mereka dengan menyelenggarakan siaran langsung. Acara tersebut mengangkat tema nasionalisme yang berjudul “Gumyak ing Negeri” dengan mengkolaborasikan Teater JAB dan Gending Bahana dalam satu panggung.

Faijah salah satu anggota teater JAB berharap kerja sama seperti ini tetap terjalin. Teater JAB sendiri merasa senang dengan kerja sama tersebut. “Dengan banya klink maka akan banyak ilmu yang di peroleh” terang Faijah.

Diakhir acara pihak AKRB mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama yang apik antara Teater JAB dan Gending Bahana UAD.  Mereka berharap kerja sama semacam ini akan terus berlanjut. (idj)

Mengenal Budya Pesisir Madura Lewat Kumpulan Cerpen “Kerapan Laut”

Senin (12/05) Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan launching dan diskusi buku kumpulan cerpen “Kerapan Laut” Karya Mahwi Air Tawar di Hall kampus 2 UAD Jalan Pramuka jam 19.30. Hadir sebagai pemateri Cristopher Allen Wordrich dari Kanada dan Dr Zurmailis (Atropolog dan pengamat sastra).

Cristopher Allen menyampaikan membaca cerpen Mahwi Air Tawar seperti berada di Madura. Kebudayaan Madura dikupas secara detail dan apik oleh penulis dan disertakan catatan kaki agar pembaca lebih gampang memahami jalan ceritanya. “Eksetis Madura digarap dengan diksi yang gemulai sehingga pembaca digeret keimajinasi tentang Madura yang indah dan sadis” terang Cristopher Allen dalam pembahasanya.

Cerpen “Kerapan Laut” Karya Mahwi Air Tawar merupakan buku ke dua, sebelumnya Mahwi begitu panggilan akrabnya sudah menerbitkan kumpulan cerpen pada tahun 2010 dengan judul “Mata Blater”.  Jika pada kumpulan cerpen “Mata Blater” Mahwi lebih mengambarkan Madura dari sisi pedalaman yang kental dengan  budayanya. “Tema dan gaya penulisan kumpulan cerpen “Kerapan Laut” lebih mengulas kebudayaan Madura bagian pesisir.” Terang Mahwi saat ditemui Minggu (11/05).

Selain itu, lanjut Mahwi, pada cerpen yang diterbitkan oleh Komodo Books tersebut juga bercerita tentang orang-orang Madura yang merantau di beberapa daerah serta konflik sosial yang terjadi di sana.

Kumpulan cerpen yang terdiri dari lima belas cerpen tersebut akan memperkenalkan budaya Madura yang unik serta celotehan khas. Dengan diksi yang detail digarap apik oleh mahwi akan mendekatkan pembaca untuk mengenal lebih jauh orang-orang Madura.(Sbwh)

Tim Robot UAD Sukses Menyabet 3 Gelar Juara

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tim Robot Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kembali berhasil mengukir prestasi dalam bidang robotik dengan memboyong 3 gelar juara. Tecatat dari Tim ronot UAD, Robot Seni Tari meraih juara 1, Robot Pemadam Api Beroda juara Best Design, dan Robot Sepak Bola juara harapan, dalam ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2014 Regional III di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Kontes Robot Indonesia 2014 ini diikuti 69 tim dari berbagai perguruan tinggi se-Jateng dan DIY, di GOR Jati Diri Semarang  pada tanggal 08 Mei sampai 10 Mei 2014.

Tim juri yang beranggotakan dari para pakar di bidang robotik Indonesia, seperti Dr. Wahidin Wahab dari Universitas Indonesia dan Dr. Endra Pitowarno dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya harus bekerja keras untuk menentukan juaranya.

Kreativitas Tim Robot UAD patut dihargai, sehingga mampu membuat dewan juri menjatuhkan pilihan pada FIRE-X sebagai penyandang gelar Best Design pada Divisi Robot Pemadam Api Beroda.

Di bagian lain, setelah melalui laga yang cukup sengit melawan Alfarobi dari Universitas Gadjah Mada dalam semifinal, R-SCUAD harus puas menduduki peringkat juara harapan pada kategori Robot Sepak Bola. Pada kategori Robot Seni Indonesia, Lanange Jagad menunjukkan kepiawaiannya, sehingga mampu menundukkan robot-robot dari tim papan atas dengan lenggak-lenggok (Legong Keraton)

“Syukur Alhamdulillah, prestasi yang diraih dalam KRI 2014 di Unissula ini, Tim Robot UAD berhak mendapatkan tiket untuk melaju ke tingkat nasioanal. Selamat kepada segenap Tim Robot UAD, semoga Tim Robot UAD Lanange Jagad sukses menuju prestasi terbaik pada laga tingkat nasional, bertarung melawan para jawara dari wilayah timur dan barat.” Tutur Kartika Firdausy, S.T., M.T. Dekan FTI. (doc)

Totalitas Menghantarkan Hariyadi Menjadi Profesor.

Jum’at (09/05/2014) di Ruang Sidang Kampus 1 UAD resmi serah terima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang pengangkatan Prof. Hariyadi M.Sc., Ph.D Guru Besar dalam Bidang Ilmu Fisika.

Acara dihadiri oleh para Dekan, Kaprodi, WR, Rektor dan koordinator kopertis wilayah V,  Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES.DEA. sekaligus menyerahkan SK kepada Rektor UAD Dr. Kasiyarno. M.Hum selanjutkan diserahkan kepada Hariyadi.

Kasiyarno dalam sambutannya mengatakan, totalitas Hariyadi sebagai dosen di UAD tidak diragukan lagi, komitmennya sangat luar biasa, meskipun sering bolak-balik ke luar negeri tapi dia masih mau pulang dan mengabdi di UAD.

Dosen Fisika yang sudah 20 tahun mengabdi di UAD tersebut menyampaikan, “dengan adanya penghargaan ini, insya allah akan kami jaga dan kembangkan” tuturnya saat sambutan. (Sbwh)

 

Mahasiswa UAD Dapat Penghargaan TV Award Dari TV AL Hijrah (TV Nasional Malaysia)

(Selasa, 29 April 2014) 22 Delegasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terdiri dari 9 dosen dan 7 mahasiswa Teknik Informatika, 6 mahasiswa Sistem Informasi dan 8 mahasiswa Ilmu Komunikasi mengikuti Seminar dan kompetisi di UUM. Kegiatan yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Philipina ini merupakan rangkaian dari ICON C COMMET 2014. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan Conference International dan kompetisi multimedia antar mahasiswa yang diikuti oleh keempat Negara yang dibagi menjadi 2 kategori Short Movie dan Kategori TV Award :

Kategori Short Movie diikuti  oleh Indonesia (UAD), Malaysia (UUM), Philipina (San Antoneo) dengan jumlah 19 video. Pada lomba ini juri berasal dari Malaysia yakni En Fakhrul Anuar sebagai pakar Fotography dan Nurul Azmin sebagai pakar Multimedia dari malaysia. Film yang berdurasi 5 sampai 15 menit tersebut ditanyangkan untuk direview oleh dewan juri yang disaksikan oleh tamu undangan dan seluruh peserta lomba. Pada kesempatan tersebut, UAD menampilkan 7 produk, dengan judul : “Nostalgia Desa Blayut” dari Prodi Ilmu Komunikasi, “Bibiku istimewa” dari Prodi Ilmu Komunikasi, “Tari Topeng klasik “dari Prodi Sistem Informasi, “pembuat Batik” dari Prodi Sistem Informasi, “Kampung Dolanan “ dari Prodi Teknik Informatika, “Blankon”dari Prodi Teknik Informatika, dan “Taman Sari “dari Prodi Teknik Informatika

Dari 19 video yang direview oleh dewan juri, maka dinyatakan bahwa hasil karya “Kampung Dolanan produksi Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan, Muhamamad Al Mahdi dari FTI Program Studi Teknik Informatika mendapat nilai terbaik.

Menurut penilaian Nurul Azmin, kompetisi dari sisi grafis dan runtutan cerita sangat jelas. Untuk itu, karya Muhammad Al Mahdi dinyatakan sebagai juara 1. Untuk Juara kedua diraih oleh University Utara Malaysia dengan judul “Salah Sangka”, sedangkan juara tiga diraih oleh Riyanto, dkk dengan judul “Tarian Topeng Klasik” dari Prodi Sistem Informasi UAD.

“Hasil dari semua karya mahasiswa untuk kategori short movie tersebut akan ditayangkan di TV Online dengan alamat www.tvonemedia.com dan dapat diakses dari berbagai dunia” terang Nurul Azmin.

“Semoga prestasi ini bisa memotivasi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan yang lainnya, untuk meraih prestasi di tingkat Nasional maupun Internasional” harap Sri Winiarti, S.T., M.Cs. Ketua Program Studi Teknik Informatika

Untuk lomba Kategori TV Award, ini diikuti oleh Indonesia (UAD), Malaysia (UUM), Philipina (San Antoneo) dengan jumlah 5 video. Dari Indonesia sendiri menempati posisi ketiga. kategori pertama diraih dari San Antoneo University (Philipina) dan kategori kedua diraih dari UUM ( Malaysia). (Doc)

LOWONGAN-DOSEN-UAD-2014

LOWONGAN-DOSEN-UAD-2014. Info lebih lanjut klik di http://psdm.uad.ac.id/

Silakan download:

Rincian Kualifikasi Bakal Calon Dosen Tetap UAD 2014 

Surat Pernyataan Bakal Calon Dosen Tetap UAD 2014

Daftar Riwayat Hidup Bakal Calon Dosen Tetap UAD 2014

Tawaran “Japan-Asia Youth Exchange Program in Science” dari Japan

Tawaran “Japan-Asia Youth Exchange Program in Science” dari Japan

Science and Technology Agency



http://www.dikti.go.id/id/2014/05/07/tawaran-japan-asia-youth-exchange-program-in-science-dari-japan-science-and-technology-agency/



Japan Science and Technology Agency (JST), sebuah organisasi semi

pemerintah di bawah Japan Ministry of Education, Culture, Sport,

Science and Technology (MEXT), menawarkan program pertukaran pemuda

yang ditawarkan di 14 negara di Asia.



Program ini ditawarkan kepada siswa, mahasiswa dan dosen atau peneliti

yang berusia paling tinggi 40 tahun. Penjelasan lebih lengkap dan

pendaftaran melalui http://ssp.jst.go.jp/EN/index.html