2 Emas dan 2 Tropi Warnai Prestasi Mahasiswa di Awal Juli 2012


prestasi-mahasiswa-UAD-awal-bulan-Juli-2012-ok“Alhamdulillah. Dalam PIMNAS XXV kali ini, Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyabet 2 emas. Mahasiswa kami berhasil meyumbangkan emas dari Kategori Poster dan Kategori Presentasi. Ini merupakan pencapaian yang sangat baik di ajang nasional yang berlangsung 1 tahun sekali ini. Pada tahun 2010 kami hanya bisa menduduki tim favorit, dan 2011 kami harus absen dari lingkaran juara dan nominasi. Tapi, berkaca dari 2 tahun tersebutlah kami bisa belajar dan berjuang dengan gigih. Ya alhamdulillah, di tahun ini kami berhasil menyabet 2 emas sekaligus.” Papar Drs. Muchlas, M.T., selaku Wakil Rektor III dalam sambutannya saat jumpa pers 
Selasa, 17 Juli 2012. Bertempat di Ruang Sidang Rektorat Kampus I UAD, Jln. Kapas No. 9, Semaki, Yogyakarta, telah diumumkan pencapaian prestasi mahasiswa yang diraih pada awal bulan ini (Juli 2012).

Beliau juga menambahkan, kemenangan di PIMNAS terasa lengkap karena tim Robot UAD juga berhasil meraih posisi ketiga dalam ajang Lomba Robot Line Follower Nasional, Elins Robot Competition 2012 – Trophy Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih lengkap lagi dari Fakultas Farmasi juga menambahkan prestasi yang sangat bergengsi juga yaitu dari Tim Technopreneurship yang meraih The Second Winner of Participant with The Best Technological Innovation pada Intensive-Student Techopreneurship Program (i-STEP).

“Kami sangat bersyukur sekali. Ini adalah prestasi yang patut diapresiasi.” Tambah Wakil Rektor III ini sambil mengacungkan jempol duanya.

Fakultas Farmasi yang diwakili oleh Mary Fitriyah dan Latifatul Isthichomah dengan Pembimbing Dr. rer.nat. Endang Darmawan, Apoteker. ini melenggang di tingkat nasional didasarkan pada seleksi sebelumnya yang masuk 25 besar proposal terseleksi, seperti pernah diberitakan di uad.ac.id (3/7/2012) lalu. Event ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh RAMP-IPB bekerjasama dengan The Lemelson Foundation. Tim i-STEP Farmasi

Tim PIMNAS XXV memperkenalkan software baru temuan mahasiswa Teknik Elektro (TE) dan Teknik Informatika (TIF) Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD, yaitu alat Penghitungan Jumlah Telur Ikan Gurami Menggunakan Metode Pengolahan Citra yang diprakarsai Zulfikar Alfan Kamil (TE), Meldi Rahma Saputra (TE) duduk di semester 6, dan Dinan Yulianto (TIF) yang masih duduk di semester 4. Selain itu, yang mengiringi keberhasilan lainnya adalah Tri Agtaviana, Muhammad AS, Ida Noor R, Hasni GA yang menyabet emas di kategori poster. Keempat mahasiswa yang seluruhnya berasal dari Prodi TIF tersebut juga memamerkan hasil karya mereka berupa Pembuatan dan Penerapan Sistem Informasi Kependudukan (SIK) di Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta.

“Untuk SIK, sebenarnya konsep sederhana. Kami mencoba mengaplikasan teori di kelas dengan realita yang ada di masyarakat. Berhubung belakangan sedang marak-maraknya E-KTP, maka kami mencoba melakukan terobosan yang lebih cepat. Saat ini, E-KTP sudah disosialisasikan, tetapi belum berjalan secara efektif. Dan kami mencoba mengefektifkan karya kami di lingkup sederhana, yaitu kecamatan. Alhamdulillah, itu berhasil. Untuk pembuatan setiap surat, dari 2 jam waktu yang biasa dihabiskan, kini kami berhasil menghemat waktu hingga 1 jam, 45 menit. Ya, kami bersyukur atas pencapaian mahasiswa kami.” Terang Lisna Zahrotun, S.T., yang merupakan alumni TIF UAD yang menjadi pembimbing lomba dan dosen di almamaternya. (IHS)

Read more

UAD Juara I dalam Drill Test ID-SIRTII 2012

 

 

 

 

 

The Amazing Trace dengan tema "Trace, Track And Tackle The Criminal To Clean Our Cyberspace" adalah sebuah permainan simulasi respon insiden untuk melatih penanganan dan memperbaiki insiden dengan koordinasi sesama tim CSIRT dalam melacak dan menganalisa insiden di dunia cyber.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 – 14 Juli 2012 yang diselenggarakan oleh Indonesia Security Incident Response Team on Internet and Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC http://idsirtii.or.id). Kegiatan terbagi menjadi dua sesi, yaitu seminar yang diselenggarakan di Grand Aston Hotel dan The Amazing Trace dilaksanakan di Seputar Keraton Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan, Praktisi, ISP, Komunitas, Perusahaan, dan Universitas se-Indonesia.

UAD mengirimkan peserta diwakili oleh 4 mahasiswa Program Studi Teknik Informatika yang tergabung dalam Kelompok Studi Linux (KSL) yaitu Erwin A. Latif (angkatan 2009), Chandra Dwi Waskito (angkatan 2010), Wisnu Arisandy (angkatan 2010), dan Indra Pramana (angkatan 2011) serta didampingi seorang dosen yaitu Taufiq Ismail, S.T., M.Cs. The Amazing Trace begitu seru dan menegangkan, tetapi tetap fun, karena dilaksanakan secara outdoor sambil melihat dan menelusuri peninggalan sejarah dan budaya Keraton Yogyakarta. Dari hasil penilaian ID-SIRTII, UAD – dengan nama grup Nakula – dinyatakan sebagai grup yang terbaik mendapat Juara I dalam menyelesaikan misi-misi yang diberikan. Pemenang di samping mendapat sertifikat kejuaraan juga mendapatkan kenangan hadiah berupa 5 unit gadget Android Flexy dari Huawei.

"UAD adalah perguruan tinggi Islam, semoga terlahir para cyber security muslim yang baik di sana," demikian kata Bapak Rudy dari P.T. Telkom usai memberikan hadiah utama kepada "grup Nakula" tim dari KSL Teknik Informatika UAD. (TI)

 

Galeri kronologi kompetisi pemecahan misi dapat dilihat di repository UAD pada link: 

 

http://goo.gl/meeuK

Read more

Pascasarjana Fisika UAD Adakan Workshop bagi Guru SMA se-DIY

Foto-Acara-workshop-pembelajaran-inovatif-Pascasarjana-Fisika-uad

Minggu, 15 Juli 2012 – Program Magister Pendidikan Fisika – Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta adakan workshop bagi guru-guru SMA se-DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan sekitarnya. Workshop yang baru pertama kali diselenggarakan ini mengangkat tema “Peranan ICT Bagi Pengembangan Pembelajaran Fisika dan Eksperimen Fisika”.

“Ini adalah agenda pertama yang kami lakukan. Kami berkesimpulan akan pentingnya pengembangan dalam proses pembelajaran Fisika di sekolah. Dan ini adalah bukti nyata kami untuk Fisika Nusantara. Harapnnya, dengan terselenggaranya acara hari ini, akan adanya kreativitas pengajar dan mengajar, sehingga akan lahirlah para fisikawan-fisikawan baru yang akan mengharumkan nama Indonesia. Amin.” tutur salah satu panitia acara tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan di ruang sidang Universitas Ahmad Dahlan, gedung II, Jl. Pramuka, No.42, Umbulharjo Yogyakarta ini diikuti oleh 50 guru dari berbagai sekolah yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya.

“Saya sangat senang atas terselenggaranya acara semacam ini. Agenda seperti ini sangatlah perlu dilakukan secara estafet. Ada beberapa teman mengharapkan kegiatan ini menjadi agenda musiman yang terus ada. Terbukti, tidak hanya dari Yogyakarta, di dalam ruangan Saya bertemu dengan kawan-kawan guru dari Magelang, Sulawesi, Ternate, bahkan NTB. Ini sungguh luar biasa. Antusiasme yang pantas untuk diapresiasi.” terang Dra. Parwiti, guru Fisika MAN Wonokromo yang ikut workshop dan sekaligus sebagai mahasiswa Pascasarjana Fisika UAD. (IHS)

Read more

FKIP Melepas 248 Wisudawan pada Periode Juli 2012

FKIP-melepas-248-wisudawan-periode-juli-2012

Minggu, 15 Juli 2012 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, lepas 248 mahasiswa. Acara pelepasan yang dibuka oleh Dekan FKIP, Drs. Ishafit, M.Si. ini berjalan dengan khidmat.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada semua tamu yang hadir. Saya mewakili FKIP UAD, mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu atas kepercayaanya telah memilih UAD sebagai wadah bagi putra-putrinya menimba ilmu. Yakinlah, di UAD, putra-putri ibu tidak hanya mendapatkan ilmu secara akademisi, tetapi mereka juga mendapatkan bekal keagamaan. Ini sesuai dengan moto UAD, Moral and intellectual Integrity. Insyaallah, setelah ini, mereka akan siap untuk terjun ke masyarakat.” Papar pak Dekan.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium kampus II UAD, JL. Pramuka, No. 42, Umbulharjo Yogyakarta ini dipadati oleh wisudawan dan para keluarganya. Dalam wisuda periode Juli 2012 kali ini, FKIP melepas 248 wisudawan yang terdiri dari Pendidikan Bahasa Inggris 90 mahasiswa, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 45 mahasiswa, Pendidikan Matematika 43 mahasiswa, Pendidikan Biologi 18 mahasiswa, Pendidikan Fisika 10 mahasiswa, Pendidikan PKn 23 mahasiswa, dan Pendidikan Bimbingan dan Konseling 19 mahasiswa.

Ada 7 mahasiswa yang meraih IP tertinggi di masing-masing program studi (Prodi), yaitu; Pkn diraih Ida Diana dengan IP 3.93, PBI diraih Lis Savitri dengan IP 3.81, P. Biologi diraih Dwi Rahayu dengan IP 3.80, P. Matematika diraih Arifiani dengan IP 3.71 dan Deni Susanti dengan IP 3.71, BK diraih Cucu Arumsari dengan IP 3.66, PBSI diraih Heni Dwi Lestari dengan IP 3.55, Aditya Septorahardi dengan IP 3.23 dan Kurnia Yunita Sari dengan IP 3.23. dan yang meraih IP tertinggi fakultas adalah, pertama, Ida Diana dari prodi PKn dengan IP 3.93, kedua, Puspa Anggraini Yulianti dari Prodi PKn dengan IP 3.81 dan Lis Savitri dari prodi PBI dengan IP yang sama, serta ketiga Dwi Rahayu dari prodi Pendidikan Biologi dengan IP 3.80.

“Alhamdullah, Saya sangat senang atas apa yang Saya capai saat ini. Sungguh tidak menyangka Saya meraih IPK tertinggi dalam periode ini. Ini merupakan pencapaian tersendiri bagi Saya. Semoga Saya bisa menerapkan pencapaian ini di masayarakat nanti. Amin.” ujar Ida saat menyampaikan pidato alumni. (IHS)

Read more

Mahasiswa PBSI Luncurkan Antologi Cerpen Mahasiswa

Minggu, 15 Juli 2012 – mahasiswa semester 6, Program Studi (prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta luncurkan antologi cerpen mahasiswa. Antologi yang dinamai “Tuhan, Aku tak Pantas Jadi Ibu”, ini memuat 33 penulis muda terdiri dari mahasiswa. Kesemua penulis seluruhnya merupakan mahasiswa PBSI yang duduk di semester 6.

“Ini adalah buku antologi cerpen pertama kami. Ini adalah bukti bakti kami kepada almamater. Kami sadar dan mengakui akan banyaknya kekurangan dalam karangan tersebut. Tapi harapan kami adalah, dengan lahirnya buku ini (dengan segala kekurangannya), kami telah membuktikan keseriusan kami atas Prodi PBSI yang menjadi pilihan dalam proses pembelajaran akademis kami. Dan beberapa penulis yang terlibatpun ada yang sudah memiliki karya di media massa, sebut saja Tiwi, yang beberapa minggu lalu cerpennya dimuat di harian Minggu Pagi. Semoga karya ini bisa menjadi “cambuk” bagi kami dalam menggarap lahan sastra Indonesia dewasa ini. Amin.” papar Racmah Nurjanah, ketua panitia yang menyelipkan cerpennya berjudul Lelakon.

Pembahasan dan pembedahan yang dihelat di Hall Kampus II UAD, Jl. Pramuka, No. 42, Umbulharjo, Yogyakarta ini dilakukan oleh seorang sastrawan perempuan, Evi Idawati. Dalam diskusi yang berjalan selama satu setengah jam ini mengupas tuntas beberapa aspek penting pembangun dasar sebuah karya (cerpen).

“Terlepas dari pemula atau tidak, sebuah karya yang sudah lahir adalah milik masyarakat. Jika kita (penulis) sudah mendeklarasikan karya tersebut dalam bentuk buku, maka kita harus benar-benar siap dan wajib tahu atas apa saja yang seharusnya ada dan tidak dalam karya kita itu. Maka, seorang penulis “wajib membaca” apa saja guna memenuhi persyaratan mutlak tersebut. Sebab seorang penulis harus lihai berbahasa. Harus membaca apa saja. Dan hindari sikap “silau” terhadap seorang sastrawan atau satu karya sastra saja. Hal ini dilakukan agar adanya peningkatan atas karya-karya berikutnya. Semoga 33 penulis dalam buku ini bisa dan mampu istiqomah menulis.” terang Evi Idawati, sastrawan yang sempat mengenyam pendidikan di UAD ini.

Selain penulis, mahasiswa, dan alumni, bedah karya pada malam yang cerah itu pun dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah Penulisan Fiksi, Wachid Eko Purwanto, S.Pd.

“Semoga nantinya lahir sastrawan baru dari UAD. Semoga mereka bisa langgeng berhubungan dengan karya sastra. Kita tunggu karya-karya mereka selanjutnya.” Ujar bapak satu putra yang tahun ini karyanya (Puisi) mendapat penghargaan dari Ernawati Literary Foundation.

“Saya berharap, karya Saya, “Di Balik Sebuah Penantian” dan semua karya yang ada dalam antologi ini bisa bermanfaat bagi pembacanya. Dan semoga kami semua bisa terus berkarya. Amin.” ujar Nova Primastuti, mahasiswi asli Bantul yang lahir pada bulan November. (IHS)

Read more

Kelas Drama Pentaskan 5 Naskah dalam Ujian Pemeranan

Ujian-pemeranan-kelas-drama-PBSI-sebagai-nilai-tugas-akhir

Sabtu, 14 Juli 2012 – Kelas Drama, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Univeristas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta pentaskan 5 naskah. Pementasan yang digelar di Hall kampus II UAD, Jl. Pramuka, No.42, Umbulharjo, Yogyakarta ini dikerumuni oleh beberapa mahasiswa dan alumni.

“Ini adalah salah satu kewajiban kami (mahasiswa) dalam Kelas Drama. Selain mengenal dan memahami teori drama dan bermain drama di kelas, kami berkewajiban untuk mengaplikasikannya dalam bentuk pertunjukan. Kami berharap apa yang kami lakukan malam ini bisa bermanfaat, paling tidak bagi diri kami dan para penonton yang datang. Ini adalah salah satu proses yang harus kami lewati untuk mengenal dan lebih memahami drama secara intens.” papar Farida Nur’aini, pimpro (pimpinan produksi) dalam kegiatan tersebut.

Agenda ini merupakan agenda rutin Kelas Drama yang ada di Prodi PBSI. Pasalnya, mahasiswa semester 4 akan diklasifikasikan menjadi dua kelas pilihan, yaitu Drama dan Jurnalistik. Dalam Kelas Drama yang diampu oleh Agus Leylor, para mahasiswa memang diwajibkan untuk mementaskan sebuah karya. Pementasan tersebut bertujuan untuk tugas akhir guna mendapatkan nilai akhir semester.

“Dibandingkan (tidak bermaksud membanding-bandingkan) denga beberapa angkatan sebelumnya, angkatan kali ini sangat terasa kemerosotannya. Kemerosotan tersebut saya simpulkan dari beberapa sudut pandang mendasar yang saya kumpukan, di antaranya pemahaman terhadap naskah dan penginterpretasikan karya sangat terasa. Bagi saya, ini adalah muara dari apa yang sudah dilakukan di kelas. Miskinnya budaya diskusi di kelas merupakan salah satu alasan terkuat dari kemerosotan ini. Dari semua pertunjukan, saya menyimpulkan, para mahasiswa tidak melakukan pengendapan terhadap naskah atau lakon yang sedang mereka mainkan. Tapi saya masih bersyukur. Di antara “ketidakefektifan” pembelajaran di kelas, juga “mengingat” kampus UAD bukanlah “kampus teater”, dengan terpaksa saya harus melakukan pemakluman. Tapi saya harap, adanya korelasi antara mahasiswa, sistem, dan penggerak sistem yang ada di UAD untuk lebih serius dalam menyikapi setiap mata kuliah yang ada di kampus. Selamat buat para aktor. Semangat berkesenian untuk semua.” papar dosen drama, Agus Leylor yang akhir-akhir ini aktif dalam beberapa pementasan ketoprak di Yogyakarta. (IHS)

Read more

Pusat Karir UAD selenggarakan Job Fair V 2012

poster-job

Pusat Karir Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta menyelenggarakan Job Fair UAD V 2012 pada tanggal 16 – 17 Juli 2012 . Kegiatan ini sebagai salah satu wadah atau jembatan bagi para alumni yang baru saja diwisuda pada Sabtu 14 Juli 2012. Pada event ini Pusat Karir universitas Ahmad Dahlan bekerjasama dengan JobsDB. Adapun perusahaan yang menjadi peserta kegiatan ini antara lain:

1. PENERBIT ERLANGGA

2. PT TATA KARYA GEMILANG

3. PT OUT OF ASIA

4. LONDON BEAUTY CENTRE

5. BANK BTPN SYARIAH

6. PT K-24 INDONESIA

7. PT DHARMA MULIA PURNAKARYA

8. PT THE NIELSEN COMPANY INDONESIA

9. TECHNOLOGY OPEN SOURCE LABORATORY (T’LAB)

10. DETIK.COM

11. PT SAMI SURYA INDAH PLASTIK

12. PT SUMBERDAYA DIAN MANDIRI

13. KOSPIN JASA

14. PT GAMATECHNO INDONESIA

15. CV KOMUNIKA MITRA PRATAMA (XL JOGJA)

16. PT INTRIAS MANDIRI SEJATI

17. PT GLOBAL INTERMEDIA NUSANTAR

18. MNC SKY VISION

19. PENERBIT BENTANG PUSTAKA

20. ALDRICH UNIVERSAL GROUP

21. PT MONEX INVESTINDO FUTURES

22. PT GLOBAL MAJU BERSAMA

23. PT AMEYA LIVINGSTYLE INDONESIA

24. RADIO Q FM

25. PT ARMADA TUNAS KARYA

26. MINDO SMALL BUSINESS SOLUTION

Acara ini akan berlangsung mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB di Auditorium kampus 1 UAD jl Kapas 9 semaki.

Read more

Olympicad II Muhammadiyah Adakan Seminar Nasional Pendidikan di UAD

“Membangun Sinergi, Mewujudkan Visi-Misi Melalui Kompetensi untuk Mewujudkan Bangsa yang Beradab”, merupakan tema yang diangkat pada Seminar Nasional Pendidikan Muhammadiyah. Seminar dilaksanakan di Auditorium Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Kamis (12/07/2012). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam Olympiade Nasional Perguruan Muhammadiyah (Olympicad) ke-2 yang diadakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah D.I. Yogyakarta. Kegiatan Olympicad ke-2 ini dilaksanakan pada tanggal 8-12 Juli 2012 di Yogyakarta, tepatnya di kompleks perguruan Muhammadiyah di Jalan Kapas.

Sebagai salah satu bagian dari Muhammadiyah, UAD merasa sangat senang dapat turut membantu terselenggaranya Seminar Nsional Pendidikan Muhammadiyah pada Olympicad ke-2 kali ini. hadir empat pembicara yang sudah tidak diragukan lagi kemampuan di bidang masing-masing. Mereka yaitu, Prof. Suyanto, Prof. Zamroni, Prof. H. Malik Fadjar dan Prof Imam Robandi. Antusias para peserta menambah semangat para pembicara untuk menyampaikan ilmu yang dibutuhkan para peserta demi kemajuan Muhammadiyah.

Prof. Suyanto menyampaikan materi dengan tema “Peluang dan Tantangan Masa Depan Pendidikan Muhammadiyah”. Prof Suyanto memaparkan bahwa pada tahun 2005-2014 bangsa ini masih menitikberatkan pada aspek internal sementara pada tahun 2015-2024 harus sudah merambah sampai pada fokus eksternal yaitu berupa daya saing regional dan daya saing internasional. “Faktor-faktor penting untuk meningkatkan pendidikan dapat dipetakan sebagai berikut, yaitu innovation and creativity 45%, networking/jaringan 25%, knowledge and technology 20%, dan natural resources 10%. Jika keempat faktor tersebut dapat dilaksanakan dengan baik maka pendidikan di Muhammadiyah akan dapat lebih meningkat mutunya.” Selain itu, ciri-ciri globalisasi juga disampaikan seperti perdagangan bebas, tergantung IPTEK, fenomena kehidupan global, demokrasi, HAM, lingkungan hidup, gender, dan multikultural. “Peran serta pendidik sangat penting karena pendidik seharusnya dapat menginspirasi peserta didik nantinya akan menjadi apa,” tambahnya.

Prof. Malik Fadjar dengan tema “Mewujudkan Budaya Mutu dalam Madrasah Muhammadiyah”, turut menegaskan kembali pernyataan yang telah disampaikan oleh Prof. Suyanto. Mutu merupakan sebuah hal yang berhubungan dengan gairah harga diri. Hal ini sesuai dengan pernyataan yang dikutip Prof. Malik dari Tom Peters dan Nancy Austin. Mutu memang harus terus ditingkatkan terlebih lagi abad ini adalah abad kompetisi. Jika ditanya siapa yang menang, maka jawabnya adalah yang punya sumber daya yang mumpuni kekuatan pada modal, maka siapa yang berkuasa akan menang. Oleh karena itu, bangsa ini harus mempunyai daya saing yang tinggi agar dapat terus bertahan.

Prof. Zamroni turut menyepakati kedua pemateri sebelumnya dengan mengangkat tema “Strategi Peningkatan Prestasi untuk Semua”. Dan pada sesi terakhir Prof. Imam Robandi kembali mengingatkan bahwa pendidikan memang merupakan hal yang penting dan memiliki peran besar terbentuknya suatu bangsa. Hal-hal negatif yang dapat menghambat pendidikan harus dihindari.

“Kami bangga dapat terlibat dalam kegiatan-kegiatan Olympicad ke-2 yang diselenggarakan di Yogyakarta. Semoga acara-acara yang diadakan, khususnya Seminar nasional Pendidikan Muhammadiyah ini dapat memberikan manfaat dan berlangsung dengan sukses.” Sambut Drs. Kasiyarno, M.Hum., selakau Rektor UAD. (FM)

Read more

PIMNAS ke-25 Tahun 2012: UAD Meraih 2 Medali Emas

juara_emas_UAD_PIMNAS_2012

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih 2 medali emas pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-25 yang diselenggarakan di Yogyakarta. Pada malam puncak sekaligus acara penutupan yang digelar di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Kamis (12/7/2012) malam. Tim UAD yang menurunkan tiga tim dalam 2 kategori Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu PKM Karya Cipta (PKM-KC), PKM Pengabdian pada Masyarakat (PKMM). Ketiga Tim tersebut berasal dari Teknik Informatika (TIF) untuk PKMM, Teknik Elektro (TE) untuk PKM-KC, dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) untuk PKMM. Tim Teknik Informatika dan Teknik Elektro berhasil mengalahkan pesaingannya dengan hasil medali emas di tangannya, sedangkan Tim PBI masih harus belajar banyak dari pengalaman ini.

Komposisi PKM perwakilan dari UAD sebagai berikut.

Pertama, PKM Karya Cipta (PKM-KC) dengan judul Alat Penghitung Jumlah Telur Ikan Gurami Menggunakan Metode Pengenalan Citra karya Zulfikar Alfan Kamil (TE), Meldi Rahma Saputra (TE), Dinan Yulianto (TIF) dengan Dosen Pembimbing Nuryono Satya Widodo, S.T., M.Eng.

Kedua, PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) dengan judul Tenses Smart Tools sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris yang Praktis, Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan bagi Siswa karya Sukemi, Istiana, Islamiyati, M. Takhta Bahtiar (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris) yang dibimbing oleh Azwar Abbas, S.Pd., M.Hum.

Ketiga PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) dengan judul Sistem Informasi Kependudukan Kelurahan Sorosutan Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta karya Tri Agtaviana, Muhammad Ari Sulestiyo, Ida Noor Rahma, Hasni Griya Anatasia (Prodi Teknik Informatika) yang dibimbing oleh Lisna Zahrotun, S.T.

“Kami menjadi juara umum dari PTS (Perguruan Tinggi Swasta) se-Indonesia. UGM yang juara umum pada PIMNAS tahun sebelumnya hanya meraih posisi kesembilan. Kami alhamdulilah meraih lebih dari itu dan menduduki peringkat ke-6. Ini adalah pencapaian yang tidak mudah,” ungkap Rektor UAD Drs. Kasiyarno. M.Hum. saat ditemui di kantornya.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 9 Juli 2012 ini, diikuti 400 tim peserta dengan jumlah kontingen mencapai 1.799 mahasiswa. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXV 2012 ini mengangkat tema: “Budaya Inovasi Membangun Karakter Bangsa Mandiri”.

UAD mendapat Juara 1 Kategori Poster PKM-M mengalahkan 23 kelompok dari PTN/PTS dan PKM-KC Alat Penghitung Jumlah telur Ikan Gurami menggunakan Metode Pengolahan Citra yang digawangi oleh Zulfikar Alfan Kamil (TE), Dinan Julianto (TIF), dan Meldy Rahma Saputra (TE). Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) ini mempersiapkannya sejak September 2011.

Menurut Zulfikar Alfan Kamil mengatakan bahwa telur ikan gurami penghitungannya yang terjadi di masyarakat masih menggunakan metode manual itu terjadi di satu tempat ke tempat lain. Sedangkan proses transaksi pembelian minimal 10 ribu telur, kalau ke luar kota bisa mencapai 50 ribu telur”.

“Dengan adanya alat ini diharapkan bisa memotret sehingga bisa mengetahui jumlah ikan telur itu lebih gampang,” tambah Dinan Julianto saat ditemui Jumat (07/13/2012).

Berikut 20 besar peringkat PIMNAS ke-25 tahun 2012 di UMY

1. Universitas Brawijaya Malang

2. Institut Pertanian Bogor

3. Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya

4. Universitas Airlangga Surabaya

5. Universitas Negeri Yogyakarta

6. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

7. Universitas Negeri Semarang

8. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara Malang

9. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

10. Universitas Padjajaran Bandung

11. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

12. Universitas Udayana Denpasar

13. Institut Teknologi Nasional Malang

14. Institut Teknologi Bandung

15. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

16. Politeknik Negeri Semarang

17. Universitas Andalas Padang

18. Universitas Diponegoro Semarang

19. Politeknik Negeri Jakarta

20. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Read more