EDSA UAD LAUNCHING EWI
Rabu (20/04), EDSA (English Department Student Association), me-launching EWI (Edsa Waroeng Ilmoe), di kampus II Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jl. Pramuka, Umbulharjo, Giwangan, Yogyakarta. Forum ini akan mengedepankan peran berbahasa Inggris yang mereka dapatkan di kelas. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa yang berlandaskan dengan Moral and Intellectual Integrity, kegiatan ini juga dilengkapi dengan kajian dan diskusi tentang keislaman.
Forum tersebut dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian yang pertama yaitu “English Island” yang akan dilaksanakan setiap hari Rabu (jam 16.00 di Hall kampus II) setiap minggu sekali. Sedangkan “Kajian Keislaman” (setiap hari Senin jam 16.00 di Hall kampus II) dan “Diskusi Rutin” (setiap hari Jum’at di R. 404 kampus II), akan dilaksanakan setiap dua minggu sekali.
Khusnul Khoiriyah selaku ketua panitia pelaksana mengungkapkan bahwa Acara ini merupakan tempat diskusi yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Mahasiswa diajak untuk berpikir kritis dan peka terhadap fenomena yang ada dan mendiskusikannya di dalam forum. Dalam kegiatan ini hadir beberapa mahasiswa yang dijadikan sebagai tutor dan membantu menjadi pembimbing bagi peserta.
“Acara ini terbuka untuk umum. Bagi mahasiswa di luar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), berhak mendapat tempat. Bagi yang berminat mengenal dan mendalami Bahasa Inggris, dipersilakan untuk bergabung bersama kami. Ada 14 pertemuan yang akan kita lakoni bersama” ujar Anisa, salah satu panitia penyelenggara di sela-sela persiapan. (IH)

“Kartini telah menorehkan sejarah yang apik bagi kaum wanita. Membawa mereka untuk menjelma sebagai sosok yang lebih dihormati dan dihargai. Tidak sekedar berperan di kasur, sumur atau pun dapur namun wanita punya hak yang sama dengan kaum pria, baik dalam pendidikan atau pun berpendapat”
Minggu, (17/4) pukul 15.00 WIB, di kediaman Raudal Tanjung Banua, RT 2 Dusun Lemahdadi, Desa Bangun Jiwo, Kasihan Bantul. Komunitas Rumah Lebah mengadakan sebuah forum diskusi sastra sekaligus untuk launching dua kumpulan cerpen “Cucu Tukang Perang” karya Soeprijadi dan kumpulan cerpen “Syekh Bejirum dan Anjing Kasmaran” karya Fahrudi”. Hadir sebagai pembicara adalah Afrizal Malna didampingi oleh kedua penulis kumpulan cerpen. Beberapa penyair hadir di antaranya, Jony Aryadinata, Mahwi Air Tawar, dan Kedung Dharma Romansa serta para mahasiswa UAD pemerhati dunia tulis menulis khususnya cerpen.
Pengenalan terhadap program studi memang sangat penting, baik untuk dosen maupun bagi mahasiswa. Hal itu diupayakan dapat membantu mahasiswa dalam menentukan langkahnya ke depan. Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyadari akan pentingnya hal ini. Oleh karena itu, Sabtu (16/4) pukul 13.30-15.30 WIB, bertempat di Auditorium Kampus II Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, diadakan kuliah umum dengan tema “Peningkatan Kualitas Guru untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan”.
“Jangan menjadi dosen sastra yang hanya bisa berteori. Menulislah. Dengan menulis, secara tidak langsung kita memberikan proses pembelajaran terhadap mahasiswa sastra”.
