Kampus 4 UAD Dilengkapi Fasilitas Fantastis
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelesaikan pembangunan kampus 4 di Jln. Ringroad Selatan, Tamanan, Bantul. Gedung yang dibangun di atas tanah 7 hektar dengan luas bangunan 33.406 m2 ini menyediakan 4350 kursi untuk perkuliahan mahasiswa yang terdiri atas 14 ruang berkapasitas 30 kursi, 64 berkapasitas 60 kursi, dan 1 ruang berkapasitas 90 kursi. Gedung berlantai 11 tersebut juga menyediakan tangga manual, eskalator, dan lift untuk memudahkan mobilitas.
Saat ini, kampus 4 UAD sudah digunakan untuk perkuliahan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Agama Islam (FAI), serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Untuk semester gasal, akan ditambah Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Hukum (FH).
Kampus utama UAD ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat perkuliahan, tetapi bisa juga dikunjungi masyarakat umum. Misalnya Masjid Islamic Center UAD yang saat ini sudah menjadi salah satu ikon Yogyakarta dan menjadi tempat rehat wisatawan. Selain itu di sisi timur masjid juga akan dibangun museum Muhammadiyah.
Gedung berdesain smart and green building ini juga menyediakan fasilitas observatorium untuk penelitian, verifikasi hisab Majelis Tarjih Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Pusat Riset Alutsista Hankam, ruang pameran, pengamatan, galeri, dan kafe yang berada di rooftop.
Konsep smart building dirancang untuk efisiensi dalam penggunaan energi, penghematan air, melindungi kesehatan, meningkatkan produktivitas, dan reduksi limbah yang diwujudkan dalam fasilitas gedung ramah lingkungan. Adanya sirip-sirip di luar bangunan membantu sirkulasi udara di dalam ruangan. Kemudian pengolahan air hujan yang masuk kolam penampungan dialirkan ke ground water tank sehingga dapat didistribusikan kembali.
Untuk konsep green building akan dibuat taman hutan kota di tengah area utama guna mendukung program go green sekaligus menjaga keseimbangan alam. Kampus ini juga dapat dijadikan wisata edukasi, yakni wisata kampus yang menyediakan amfiteater, planetarium, serta obsertairum yang dilengkapi teleskop canggih untuk menambah wawasan bidang astronomi.
Wakil Rektor II, Drs. Safar Nasir, M.Si. menyatakan, gedung yang menelan biaya lebih dari 370 miliar rupiah ini akan menjadi kebanggaan UAD. Di sisi lain, meskipun pembangunan gedung kampus 4 telahselesai, gedung-gedung di kampus lainnya akan tetap dimaksimalkan. (ard)



"The majority of presenters of the conference were professors, doctoral graduates, and lecturers. They were mostly from America and Thailand. However, there were several presenters who came from from Pakistan, Malaysia, Vietnam Philippines, China, and Japan. I am very proud to represent UAD and become the youngest presenter," said Ika Suciwati a few days after attending the 9th International Conference on Language, Innovation, Culture, and Education in Thailand.
Together with the delegation of Central Board of Muhammadiyah (PPM) Higher Education Council, Haedar Nashir, M.Si., and more than 20 rectors of PTM (Muhammadiyah University), Dr. Kasiyarno, M.Hum., as the Rector of Ahmad Dahlan University (UAD) attended the Signing Ceremony between DIKTI PPM Assembly with Monash University in Melbourne, Australia.
Ahmad Dahlan University (UAD) Yogyakarta and Muhammadiyah held a discussion on the exploration of cooperation with University of Canberra, Australia on Monday (19/2/2018). The discussion between the two parties were very constructive. The ideas of the cooperation proposed by the Rector of UAD and the International Program Director gained positive responses.
Ahmad Dahlan University (UAD) along with 4 other Muhammadiyah Universities (PTM) was appointed by PP Muhammadiyah to be directly involved in establishing and developing a school in Australia.