Nasihat Joko Widodo kepada Generasi Y
“Lima sampai sepuluh tahun kemudian, mahasiswa-mahasiswa inilah yang akan mengemudikan pasar,” ujar Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (22/7/2017).
“Mereka ini yang termasuk dalam generasi Y, generasi yang mengandalkan kemampuan smartphone untuk melakukan segala aktivitas. Nantinya, mereka tidak akan membaca koran dan tidak menonton televisi karena sudah digantikan oleh serba dot com dan bisa meminta video-video,” lanjutnya.
Selain itu, Jokowi menambahkan bahwa generasi Y saat ini memanfaatkan smartphone untuk memesan makanan, mencari tahu tempat terdekat, dan mencari suatu barang yang dijual. Generasi Y adalah mereka yang sehari-hari akrab dengan teknologi terutama perkembangan media sosial dan aplikasi.
Jokowi berpesan kepada mahasiswa dan masyarakat agar menyadari perubahan ini dan bersiap mengantisipasinya. Jangan sampai generasi ini melakukan aktivitas yang terlalu rutinitas dan berpikir liniear.
Di hadapan para mahasiswa, ia memberi nasihat yang penting agar dapat memenangkan pasar. “Kita harus melakukan inovasi, meningkatkan kreativitas secara terus-menerus, dan mengajarkan entrepreneurship. Jika tidak, kita akan menjadi negara yang tertinggal.”



“Kita harus berani melakukan perubahan-perubahan. Mestinya, fakultas-fakultas juga harus bersifat kekinian. Jangan terlalu linier dan yang sudah ada saja, misalnya saja fakultas logistik. Sebab, platfrom logistik baik retail platfrom sangat spesifik dan kebutuhanya sangat besar,” terang Presiden RI Ir.H. Joko Widodo saat menyampaikan kuliah umum di Islamic Center, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu (22/7/2017).
Secara kualitas, tim debat dari Debating Community Universitas Ahmad Dahlan (DeCo UAD) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meskipun belum menjadi best speaker, untuk prestasi bisa dibilang dapat mempertahankan posisi.