You are here

Upaya Merawat Perdamaian melalui Buku

Indonesian

Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY menyelenggarakan bedah buku Merawat Perdamaian: Metode Sistem Peringatan Dini Konflik. Buku ini merupakan karya keempat Dr. Hadi Suyono, S.Psi.,M.Si., dosen Program Studi Psikologi UAD.

 

Acara yang diselenggarakan Kamis (18/1/2018) di aula Islamic Center kampus 4 UAD, Jln. Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, menghadirkan tiga pembedah sekaligus. Di antaranya Wakil Direktur Intelkam Polda DIY AKBP Suswanto, SIK., M.Si., Agung Supriyanto Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik DIY, dan Prof. Dr. Syamsul Hadi, S.U.,M.A., dosen FIB UGM.

 

Kepala BPAD yang diwakili Drs. Bambang Budi Sulistyo, M.M., dalam sambutan dan pembukaan acara menekankan pentingnya meningkatkan minat baca agar menjadi suatu kebiasaan atau budaya. Tidak hanya itu, buku-buku yang dibaca pun harus memiliki kualitas yang baik, seperti yang ditulis Hadi Suyono.

 

“Dari membaca bisa menjadi karya. Bedah buku ini merupakan yang pertama diselenggarakan BPAD di 2018. Semoga buku ini tidak hanya di bedah di kampus saja, tetapi bisa di perpus desa yang rawan konflik atau daerah konflik,” terangnya.

 

Sementara Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan UAD, Dr. Widodo, M.Si., yang mewakili rektor mengharapkan dosen di lingkungan UAD lebih aktif menulis buku berkualitas. Buku tersebut bisa berasal dari tesis maupun disertasi.

 

“Kami sangat mengapresiasi atas terbitnya buku ini. Semoga buku Merawat Perdamaian bermanfaat dan dapat menjadi early warning system bagi permasalahan yang ada di Indonesia.”

 

Sementara dari ketiga pembedah, sejalan menyampaikan pentingnya tindakan preventif agar sebuah konflik tidak menjadi semakin besar dan menjadi kekerasan. Manajemen konflik sangat dibutuhkan di Indonesia yang sarat akan perbedaan. (ard)