Kembali, UAD Juara Umum Peksiminas Muhammadiyah 2015
Enam kontingen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih juara dan menyabet kembali juara umum dalam acara Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Muhammadiyah. Mereka berhasil meraih juara 1 Baca Puisi Putra, juara 1 Musikalisasi Puisi, juara 2 Monolog, juara 2 Vokal Grup, juara 3 Qiro’ah Putra, dan juara harapan 1 Baca Puisi Putri.
Tercatat, UAD mengikuti sepuluh kontingen pada acara yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) 16−18 Mei 2015 tersebut.
Jannah, pelatih Vokal Grup, mengaku sangat salut kepada mahasiswa UAD. Mereka benar-benar mempunyai semangat juara dan tentu, pantas menjadi juara. Meskipun Vokal Grup baru terbentuk, tidak membuat mereka demam panggung. “Mereka sangat enjoy di panggung dan sangat luar biasa,” ucap perempuan yang kerap di panggil Ja Bona itu dengan antusias.
Ayup Maulana, ketua musikalisasi puisi juga mengaku sangat berkesan. Kerja keras teman-teman terbayar dengan prestasi, yakni meraih peringkat pertama.
Tentunya, hal itu tidak terlepas dari peran Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) yang menjadi tempat mereka bernaung. Menurut pengakuan Sule Subaweh yang juga menjabat ketua Musikalisasi Puisi (2005-2010), JAB sudah menelurkan dua album, dan saat ini sedang mempersiapkan album ketiga Musikalisasi Puisi.
"Tidak Kaget jika mereka meraih juara 1, sebab mereka (musikalisasi puisi) bukan baru lahir tapi sudah lama. Apalagi mereka punya semangat juara." Terang Subaweh yang juga turut menaransemen musikalisasi puisi JAB.
Pada tahun 2012 lalu, Peksiminas Muhammadiyah diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Pada ajang tersebut, UAD meraih juara umum.
“Tapi pada Peksiminas tahun ini lebih berkesan. Selain diikuti oleh 42 Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, mahasiswa UAD telah berhasil menjawab kekurangan yang terjadi pada Peksiminas sebelumnya,” terang Hendro selaku pendamping mahasiswa.
Hendro yang menjabat Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni menambahkan, “Musikalisasi puisi yang tahun lalu tidak juara, sekarang juara 1, demikian juga dengan Qiro’ah. Kami sangat senang dengan pencapaian mahasiswa.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menyelenggarakan Sharing Best Practice dan Presentasi dengan Evelien Hack, M.A., Koordinator Internasionalisasi Leiden University Medical Center (LUMC), Belanda. Ada dua topik yang dibahas pada kesempatan tersebut, yaitu How to Internationalize Your Faculty/Institution pada Selasa, (19/52015), dan How to Approach Partner Institution pada Kamis, (21/5/2015) yang berlangsung di ruang sidang kampus I UAD.
“Cintailah bahasa Arab karena tiga hal, yaitu bahwa saya adalah orang Arab, bahwa al-Qur’an adalah bahasa Arab, dan bahasa penghuni surga di dalam surga adalah bahasa Arab.”
Pendidikan yang berkualitas harus ditunjukkan dengan keterlibatan semua pihak. Bagi civitas akademika, menjadi insan yang berkualitas tentu menjadi tujuan utama. Pendidikan tinggi diharapkan mampu menjadi uswah hasanah bagi jenjang pendidikan di bawahnya. Seperti halnya program pascasarjana, yang harus menjadi teladan bagi pendidikan sarjana, begitu seterusnya.
Tercatat, 650 mahasiswa mendapat beasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Pada Selasa, (05/05/2015), mereka mengantri di kampus I untuk mengambil beasiswa tersebut.
Kamis, (30/4/2015), Pimpinan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di sambut baik saat berkunjung ke Bali, tempat mahasiswa UAD melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).