Olympicad II Muhammadiyah: Wonosobo Rebut 3 Emas

Pemenang Olympicad SMA bidang Biologi, Kimia, FIsika dan Matematika

juara_Olympicad_UAD

Kamis, 12 Juli 2012 – Para pemenang lomba Olympicad tingkat SMA/MA/SMK bidang Kimia, BIologi, Fisika, dan Matematika diumumkan. Pengumuman yang dihadiri oleh semua peserta ini diselenggarakan di Gedung Olahraga Amongrogo, Yogyakarta. Selain itu, penyerahan hadiah dan piala serta piagam ini juga dihadiri oleh para perwakilan-perwakilan dari PWM Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah Daerah, Keamanan Kota. Tampak juga beberapa perwakilan dari instansi-instansi yang terlibat, seperti sponsor dan beberapa lembaga yang juga turut memberikan beasiswa bagi para pemenang.

Final Olympicad bidang Fisika, Matematika, Kimia, dan Biologi dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Pelaksanaan yang diselenggarakan di kampus laboratorium terpadu ini berlangsung sengit.

Setelah berlomba di pagi hari, para peserta akhirnya bisa lega sekaligus menegangkan saat detik-detik pengumuman pemenang. Hasil perlombaan menentukan, kontingen dari SMA Muhammadiyah Wonosobo, utusan PWM Jawa Tengah berhasil menyabet 3 emas, yaitu dari cabang Kimia, Matematika, dan Biologi. Sedangkan untuk medali emas di cabang Fisika berhasil diraih oleh SMA Muhammadiyah Metro, Lampung.

“Kemenangan ini saya persembahkan untuk Allah Swt, untuk orang tua dan keluarga, serta untuk para teman-teman yang sudah mendukung kami. Awalnya Saya sangat pesimis. Meski persiapan kami sudah lama, tapi saya baru saja mendapati musibah, kecelakaan. 

Jadi Saya harus terhenti latihan untuk beberapa saat. Tapi Alhamdulillah, berkat kerja keras dan bimbingan pak guru, Saya berhasil mendapatkan medali emas. Saya bersyukur atas semua ini.” Ujar Tiska Hardiana yang berdiri dibantu tongkat, siswa SMA Muhammadiyah Wonosobo yang berhasil mendapatkan medali emas tersebut.

“Alhamdulillah. Kami tidak menyangka. Kami bangga dan sangat bersyukur atas prestasi ini. Kami berhasil membawa pulang 3 emas. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi kami. Target kami tercapai. Saya rasa ini sesuai dengan kerja keras kami. Persiapan kami kurang lebih satu tahun. Kami percaya, sesuatu akan dapat diraih hanya dengan bekerja keras, bukan berangan-angan. Selamat buat murid-murid kami. Semoga adik-adik mereka jadi terpacu menghadapi Olympicad ketiga nanti. Amin.” papar Sumardi, S.Pd., guru sekaligus pendamping para siswa-siswi kontingen SMA Muhammadiyah Wonosobo.

“Semua sudah dilakukan. Meski tidak mendapatkan emas, perak, atau perunggu kami cukup puas berada di tingkat harapan. Paling tidak kami bisa berbenah untuk Olympicad yang akan datang.” tutur Hamid, M.Si., guru Kimia SMA Muhammadiyah 1 Denpasar, Bali. (IHS)

Berikut nama-nama para pemenang Olympicad Matematika:

Juara 1      : Mohamad Fahruli Wahyujati, SMA Muhammadiyah Wonosobo – PWM Jateng

Juara 2      : Widyasmoro Kuncoro Jati, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta – PWM DIY

Juara 3      : Dwi Ulfa Juniarti, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta – PWM DIY

Harapan 1 : Aditya Dandy Satrianka, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta – PWM DIY

Harapan 2 : Anisah, SMA Muhammadiyah 1 Cilacap – PWM Jateng

Berikut nama-nama para pemenang Olympicad Fisika

Juara 1      : Hendri Budi Santoso, SMA Muhammadiyah 1 Metro Lampung – PWM Lampung

Juara 2      : Suryawan Hariyadi, SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo – PWM Jatim

Juara 3      : Faishal Hafish P, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo – PWM Jatim

Harapan 1 : Miftakhul Hasan, SMA Muhammadiyah Wonosobo –PWM Jateng

Harapan 2 : Faris Aulia Rifqi, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya – PWM Jatim

Berikut nama-nama para pemenang Olympicad Biologi

Juara 1      : Muhlih Fuadi, SMA Muhammadiyah Wonosobo – PWM Jateng

Juara 2      : Suryaningsih, SMA Muhammadiyah Karanganyar – PWM Jateng

Juara 3      : Ahmad Abdul Aziz, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta – PWM DIY

Harapan 1 : Nimas Ayu Rina, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar – PWM Bali

Harapan 2 : Aulia Mu’jizatun, SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta – PWM DIY

Berikut nama-nama para pemenang Olympicad

Juara 1      : Tiska Hardiana, SMA Muhammadiyah Wonosobo – PWM Jateng

Juara 2      : Arlisa Putri Kusumawati, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar – PWM Bali

Juara 3      : Ana Fauziyah, SMA Muhammadiyah 3 Wwaleri Kendal –PWM Jateng

Harapan 1 : Susanti, SMA Muhammadiyah Mayong Jepara –PWM Jateng

Harapan 2 : Maulidia Aisyah, SMA Muhammadiyah 1 Palembang – PWM Sumsel

Read more

Olympicad II Muhammadiyah: Final Bidang Lomba Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika

Kamis, 12 Juli 2012 – Final Olympicad bidang Fisika, Matematika, Kimia, dan Biologi dilaksanakan. Pelaksanaan yang diselenggarakan di kampus 1 dan Laboratorium Terpadu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta ini berjalan khidmat dan serius. Keseriusan dan antusiasisme masing-masing peserta menciptakan suasana yang hening. Hingga terdengar suara detak jam dan jantung masing-masing peserta berpacu dengan soal-soal yang tercecer di meja mereka.

Perlombaan terbagi di dua tempat, gedung Laboratorium Terpadu UAD dan Laboratorium Matematika di kompleks Kampus III UAD, semua di Jl. Prof. Soepomo, Janturan, Warung Boto, Yogyakarta. Untuk Final Olympicad Matematika diadakan di Laboratorium Matematika, sedangkan untuk Final Biologi, Fisika, dan Kimia diadakan di Laboratorium Terpadu UAD.

      

“Final kali ini dilaksanakan di dua tempat karena mahasiswa UAD sedang ujian. Tapi kesemua itu tidak mengurangi kompetisi. Terlihat dari keseriusan para siswa. Total finalis dari keempat cabang tersebut adalah 45 siswa dari berbagai daerah se-Nusantara. Persiapan perlombaan dimulai dari jam 8 pagi dan akan diakhiri sampai jam 10.30-an nanti.” ujar salah satu panitia yang terlibat dalam pelaksanaan Olympicad.

“Kami berharap bisa meraih peringkat. Minimal 3 besar. Optimis. Persiapan kami selama beberapa bulan yang lalu. Meskipun tidak sesuai harapan, tidak jadi soal. Karena bagi kami, perlombaan ini bukanlah terletak pada peraihan juara. Perlombaan ini harus menjadi salah satu media bagi kita paham dan memahami suatu bidang keilmuan. Jadi, apapun yang akan terjadi, kami siap.” papar Ridho Meilamsi, peserta dari kontingen SMA Muhammadiyah Denpasar, Bali, yang mengikuti perlombaan bidang Kimia.

Di bawah ini adalah nama-nama peserta yang masuk dalam Final

Daftar Finalis Olympicad Matematika

No

Nama

Asal Sekolah

Utusan

1

Mohamad Fahruli Wahyujati

SMA Muh. Wonosobo

PWM Jateng

2

Widyasmoro Kuncoro Jati

SMA Muh. 1 Yogyakarta

PWM DIY

3

Syafira Putri Ekayani

SMA Muh. 3 Yogyakarta

PWM DIY

4

Anisah

SMA Muh. 1 Cilacap

PWM Jateng

5

Aditya Dandy Satrianka

SMA Muh. 1 Yogyakarta

PWM DIY

6

Dwi Ulfa Juniarti

SMA Muh. 1 Yogyakarta

PWM DIY

7

Ana Safitri

SMA Muh. 3 Yogyakarta

PWM DIY

8

Achmad Ilham Imanuddin

SMA Muh. 2 Surabaya

PWM Jatim

9

Rni Pratama Putri

SMA Muh. 1 Palembang

PWM Sumsel

10

Dian Nurcahyo

SMK Pemuda Krian Sidoarjo

PWM Jatim

Daftar Finalis Olympicad Fisika

No

Nama

Asal Sekolah

Utusan

1

Hendri Budi Santoso

SMA Muh. 1 Metro

PWM Lampung

2

Faishal Hafizh P

SMA Muh. 2 Siduarjo

PWM Jatim

3

Suryawan Hariyadi

SMK Muh. 1 Sukoharjo

PWM Jateng

4

Fahma Azizaturrahman

SMA Muh. 25 Setiabudi

PWM Banten

5

Miftakhul Hasan

SMA Muh. Wonosobo

PWM Jateng

6

Alfi AMelinda

SMA Muh. 2 Siduarjo

PWM Jatim

7

Jibril Abdul Aziz

SMA Muh. Kudus

PWM Jateng

8

Fariz Aulia Rifqi

SMA Muh. 2 Surabaya

PWM Jatim

9

Saparullah

MA Mu’allimin

PWM DIY

10

Alfian Eo Novianto

SMK Muh. 2 Ponjong

PWM DIY

Daftar Finalis Olympicad Biologi

No

Nama

Asal Sekolah

Utusan

1

Nimas Ayu Rina

SMA Muh. 1 Denpasar

PWM Bali

2

Muflih Fuadi

SMA Muh. Wonosobo

PWM Jateng

3

Aulia Mu’jizatun

SMA Muh. 2 Yogyakarta

PWM DIY

4

Suryaningsih

SMA Muh. Karanganyar

PWM Jateng

5

Farida Nihayah

SMA Muh. 2 Sidoarjo

PWM Jatim

6

Ahmad Abdul Aziz

SMA Muh. 3 Yogyakarta

PWM DIY

7

Khusnul Khotimah

SMA Muh. Aimas Papua barat

PWM Papua Barat

8

Lulu Kurnia

SMA Muh. 1 Pontianak

PWM Kalbar

9

Abdida Ria Ayu Pohan

SMA Muh. Medan

PWM Sumut

10

Debby Analia Pratiwi

SMA Muh. 1 Pekanbaru

PWM Riau

11

Nur Aini Siti Astuti

SMA Muh. 1 Temanggung

PWM Jateng

Daftar Finalis Olympicad Kimia

No

Nama

Asal Sekolah

Utusan

1

Ana Fauziyah

SMK Muh. 3 Weleri Kendal

PWM Jateng

2

Tiska Hardiana

SMA Muh. Wonosobo

PWM Jateng

3

Ponco Wachyno

SMA Muh. 1 Cilacap

PWM Jateng

4

Arlisa Putri Kusumawati

SMA Muh. 1 Denpasar

PWM Bali

5

Nurmalia Mimi Hazaro

SMA Muh. Bantul

PWM DIY

6

Susanti

SMA Muh. Mayong Jepara

PWM Jateng

7

Budiningsih

SMA Muh. Andong Boyolali

PWM Jateng

8

Lutfi Yusanti

SMA Muh. 1 Purwokerto

PWM Jateng

9

M Khadafi Aulia

SMK Muh. 3 Yogyakarta

PWM DIY

10

Maulidia Aisyah

SMA Muh. 1 Palembang

PWM Sumsel

11

Novi Nur Azizah

SMA Muh. Aimas

PWM Papua Barat

12

Ibnu Kutara

SMA Muh. Pontianak

PWM Kalbar

13

Dicky Zulfa Firman K

SMA Muh. 2 Sidoarjo

PWM Kaltim

14

Tindo Sovi AAuliya

SMA Muh 2 Yogyakarta

PWM DIY


Read more

Olympicad II Muhammadiyah: Dakwah Edukatif dalam Bingkai Pidato

olimpicad_lomba_pidato_bahas_arabDakwah di era modern bisa dikembangkan dengan berbagai cara. Asalkan cara yang digunakan tidak bertentangan dengan syari’at Islam. Salah satu cara adalah dengan berpidato. Maka dari itu, langkah tersebut diambil oleh Muhammadiyah dengan mengadakan seleksi melalui Lomba Pidato Bahasa Arab pada rangkaian acara Olympicad II Muhammadiyah tahun 2012.

Rabu dan Kamis (11-12/07/2012) Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tempat kompetisi seluruh siswa SMA/SMK/MA dan Pondok Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia untuk menunjukkan aksinya. Lomba pidato yang bertema Keislaman dan Kemuhammadiyahan tersebut dilaksanakan dengan dua pembabakan, yaitu penyisihan dan final. Dalam memberikan penilaian, Muhammadiyah telah menunjuk juri-juri yang telah berkompeten dalam bidang tersebut. Poin-poin yang dinilai di antaranya mengenai uslub (cara penyampaian) dan matan (isi). Untuk mempermudah penyisihan, pada Rabu (11/07/2012) perlombaan diadakan terpisah di beberapa ruangan yang di antaranya ruang 1.1.109 A (lantai 1), ruang 1.1.305A (lantai 3) dan ruang 1.1.305 B (lantai 3) serta setiap peserta diberi waktu maksimal 10 menit untuk berpidato. Acara ini diharapkan akan menjadi standar nilai mutu bagi masing-masing sekolah yang turut serta dalam perlombaan ini.

“Kami berharap dengan diadakannya acara ini akan muncul standarisasi nilai mutu antara sekolah-sekolah atau pesantren yang mengikuti perlombaan, karena kita tahu peserta ada yang dari daerah-daerah atau pun komponen Muhammadiyah yang berbeda-beda lingkungannya” ujar Muhammad Amin R., pendamping peserta lomba dari Pondok Pesantren Darul Islam Muhammadiyah Sragen saat ditemui ketika acara berlangsung.

Acara yang termasuk dalam rangkaian Olympicad yang diadakan oleh Muhammadiyah ini berlangsung lancar yang dimulai pukul 12.30 WIB Rabu kemarin. Acara ini merupakan salah satu perwujudan Muhammadiyah dalam membentuk pribadi muslim yang memiliki intelektualitas tinggi. (aay)

Read more

Olympicad di UAD Hadirkan Persaingan yang Ketat

Rabu (11/07/2012) bertempat di kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), lomba tingkat SLTA, SMA dan SMK Muhamadiyah se-Indonesia diadakan tepat pada pukul 13.00 WIB. Kegiatan Olympicad II ini, mengadakan beberapa kategori lomba, di antaranya : bidang akademik dengan mata lomba kimia, biologi, matematika dan fisika. Sedangkan di bidang kemampuan atau bakat dengan dipertandingkan Lomba Pidato Berbahasa Arab dan Pidato Berbahasa Inggris. Serta bidang kewirausahaan, yaitu Business plan (perencanaan bisnis).

Seperti yang terlihat pada Rabu siang ba’da sholat Dzuhur, para peserta mulai datang memenuhi area kampus bersama pendamping masing-masing. Para peserta langsung mempersiapkan diri untuk mengikuti setiap cabang lomba yang akan diikutinya. Siswa-siswa yang datang dengan penuh optimisme ini langsung kembali mempersiapkan diri dengan beberapa materi yang di bawanya. Mulai dari cara berpidato, presentasi dan pembekalan diri kembali dengan materi lomba, dilakukan kembali oleh siswa-siswa ini sembari mencicipi makan siang yang disiapkan oleh panitia.

Elisa misalnya. Siswi SMA Muhammadiyah Cirebon ini datang bersama dua orang temannya, Eka dan Siska. Ketiganya merupakan salah satu tim peserta lomba Business Plan. Didampingi oleh Ibu Anggun Nanda Novita, tim ini terlihat serius mempersiapkan diri sebelum tampil dengan membawa misi juara bersama metode bisnis yang baru menurut mereka. Yaitu Bisnis Kuliner Istana Coklat. Tutur mereka, “Sesuai dengan program pemerintah yang mendukung menkonsumsi ketela, ubi, kentang sebagai pengganti nasi, perlu ada kombinasi di antara ketiga bahan tersebut sehingga masyarakat tidak merasa jenuh,” ungkapnya.

Tidak hanya Elsa dan kawan-kawan, di sekitar ruang 106 A, 106 B dan ruang sidang rektorat tempat belangsugnya lomba ini, peserta Business Plan lainnya juga melakukan hal yang sama, yaitu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menghadapi persaingan dalam Olympicad II ini. (ZA)

Read more

UAD Turut Semarakkan Pawai Ta’aruf Olympicad II Muhammadiyah

FOto_olimpiad-Olimpicad_UAD

Olympiade Nasional Perguruan Muhammadiyah yaitu Olympiade Ahmad Dahlan (Olympicad) akan digelar di Yogyakarta pada tanggal 10–12 Juli 2012. Kegiatan tersebut diawali dengan pawai ta’aruf yang dilaksanakan selama enam jam pada Minggu, 8 Juli 2012. Pawai dimulai dari Stadion Kridosono menuju Taman Parkir Ngabean dan melewati Jalan Malioboro. Menko Perekonomian, Hatta Radjasa melepas keberangkatan para peserta pawai yang terdiri atas 143 kontingen dari berbagai unsur Muhammadiyah. Salah satunya adalah dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Para karyawan UAD penuh semangat mengikuti pawai tersebut. Mereka turut meramaikan jalannya acara. Pakaian adat Jawa dikenakan oleh para peserta dari UAD lengkap mulai dari beskap, jarik, dan juga kebaya, ada juga mahasiswa UAD yang hanya menggunakan almamater orange. Selain itu juga ada beberapa karyawan yang menggunakan pakaian khas Ponorogo. Mereka menggunakan andong atau dokar untuk mengantar menyusuri rute yang telah ditentukan panitia. (FM)

Read more

Semangat Mahasiswa Berinovasi Mengantar Menjadi Juara

Perkembangan teknologi mengajak setiap manusia untuk berfikir kritis, kreatif dan inovatif. Banyak hal dan cara untuk merangsang ketiga hal tersebut. Berdiam diri saja di rumah atau sekedar menjadi mahasiswa yang mendengarkan penjelasan dosen di dalam kelas saja tidak cukup. Sebagai mahasiswa khususnya, harus berani membuat eksperimen-eksperimen sehingga dapat menciptakan hal baru yang bermanfaat. Sebagai contohnya adalah empat mahasiswa Teknik Elektro (TE) Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD melakukan sebuah sikap yang positif dengan mengajukan proposal dalam sebuah perlombaan yaitu Lomba Inovasi Teknologi Mahasiswa (LITM) Tahun 2012 yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi D.I. Yogyakarta, khususnya di Bidang Energi Terbarukan.

Judul proposal yang diajukan adalah Sarung Handphone Solar Cells. Keempat mahasiswa tersebut adalah Firmana Setia Budi, selaku ketua dengan anggota Adeng Kesuma Hutomi, Eko Sumargiyanto, dan Rinaldi Dani A. Mereka dibimbing oleh salah satu dosen Teknik Elektro, yaitu Wahyu Sapto Aji, S.T., M.T. Peringkat pertama dengan skor 660 berhasil mereka raih mengungguli 2 saingan mereka di bidang perlombaan yang sama yaitu Energi Terbarukan yang berasal dari Politeknik Kesehatan Yogyakarta dengan judul Ferryu Bahan Bakar Limbah Kulit Ari Kelapa yang diketuai oleh Handini Citraswari yang mendapat skor 645 dan STIMIK El Rahma dengan judul Penggunaan Timer Waktu pada Instalasi Listrik Perangkat Rumah Tangga yang diketuai oleh Gitza Febrianto dan mendapat skor 610. Mereka dijadwalkan untuk mempresentasikan proposalnya pada babak berikutnya pada tanggal 12 September 2012. (FM)

Read more

Sarung Handphone Solar Cells Meraih Peringkat Pertama LITM 2012 DIY

Teknik Elektro (TE) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memberikan sumbangsihnya dalam hal prestasi yang membanggakan. Firmana Setia Budi mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2010 yang mengetuai timnya dalam keikutsertaan dalam Lomba Inovasi Teknologi Mahasiswa (LITM) 2012 tingkat Provinsi D.I. Yogyakarta telah menyumbangkan prestasi peringkat pertama Bidang Energi Terbarukan. Bersama tiga rekan mahasiswa seangkatannya sebagai anggota, Adeng Kesuma Hutomi, Eko Sumargiyanto, dan Rinaldi Dani A. yang di bawah bimbingan dosen Teknik Elektro Wahyu Sapto Aji, S.T., M.T. mengunggulkan “Sarung Handphone Solar Cells” dalam proposal inovasinya. Proposal yang diajukan ini menyisihkan beberapa peserta lainnya dengan skor sebesar 660 mendudukkan tim tersebut di peringkat pertama. Peringkat tersebut berdasarkan penilaian terhadap proposal yang terseleksi, dan akan dipertahankan di depan juri dalam penilaian sesi presentasi yang direncanakan pada September 2012 mendatang.

Dua tim lain di bawahnya diduduki oleh Handini Citraswari tema “Ferryu bahan bakar limbah kulit ari kelapa” dari Politeknik Kesehatan Yogyakarta dengan skor 645, dan Gitza Febrianto tema “Penggunaan Timer waktu pada instalasi listrik perangkat rumah tangga” dari STIMIK El Rahma dengan skor 610.

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi D.I. Yogyakarta tahun 2012 ini menyelenggarakan Lomba Inovasi Teknologi Mahasiswa (LITM) dengan mengangkat 6 bidang lomba yaitu, Kerajinan dan Industri Kreatif, Makanan Tradisional, Energi Terbarukan, Obat Tradisional, Pendidikan, dan Pariwisata. Informasi lengkap dari LITM DIY 2012 dapat dilihat di web http://www.pendidikan-diy.go.id.  (@)

Read more

Mahasiswa Farmasi UAD Memenangkan Seleksi i-STEP 2012

Mary Fitriyah, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memenangkan kompetisi nasional inovative-Student Technopreneurship (i-STEP) 2012 yang diadakan oleh Intitut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini berdasarkan surat pemberitahuan pemenang mengikuti i-STEP 2012 No. 293/RAMP/SP/2012. Kegiatan i-STEP ini tepatnya diadakan oleh Recognition and Mentoring Program- Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB). RAMP ini bersifat multinasional, seperti RAMP India, RAMP Brasil. RAMP-IPB dimaksudkan untuk memfasilitasi pengembangan invensi dan inovasi yang berorientasi kepada hasil (impact oriented) di Indonesia. Invensi dan inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat diakses oleh rakyat miskin dan dapat memberikan manfaat bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dengan mengusung slogan “Teknologi Untuk Kerakyatan”.

Berdasarkan seleksi terhadap 251 proposal yang masuk ke Sekretariat RAMP-IPB, 25 proposal dinyatakan lolos, satu di antaranya adalah dari UAD yang dimenangkan oleh Mary Fitriyah (Mahasiswa Farmasi angkatan 2009). Tema yang diusung oleh Mary adalah Green Repellent: Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk yang dikombinasikan dengan Minyak Cengkeh dan Minyak Kayu Putih sebagai Repelan dan Aromaterapi. Proposal yang disusun oleh Mary ini dbimbing oleh Bapak Dr.rer.nat. Endang Darmawan, Apoteker (dosen Farmasi UAD).

Dasar pemikiran yang diangkat Mary yaitu, bahwa penyakit yang disebabkan oleh vektor nyamuk seperti malaria, demam berdarah masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Indonesia. Untuk mengatasi masalah nyamuk, sementara ini digunakan obat nyamuk sintetik. Menariknya, Mary mengusulkan pemanfaatan kandungan limonen dari limbah kulit jeruk untuk mengatasi masalah nyamuk yang dikombinasikan dengan minyak atsiri yang lain. Idenya adalah membuat green repellent yang ramah lingkungan dan sekaligus bisa digunakan sebagai aromaterapi.

Selamat buat Mary dan team, dan kepada pimpinan dan seluruh civitas Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. Semoga bermanfaat bagi kemajuan UAD dan menjadi inspirasi yang inovatif bagi seluruh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. (Pak-E).

 

Read more

Pekerja Seni UAD Pentas di Pendopo Plaza Ambarukmo

KOLABORASI DENGAN SULING BAMBU NUSANTARA

Minggu, 1 Juli 2012 – Burhan “Pantura”, salah satu Pekerja Seni Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bersama dengan Komunitas Suling Bambu Nusantara mengggelar pertunjukan Kolaborasi Musik Bambu Nusantara di Pendopo Ambarukmo, Timur Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Pertunjukan yang bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan alat musik nusantara ini dihadiri ratusan penonton.

“Saya sangat beryukur bisa ikut andil dalam mengenalkan kebudayaan suling dan angklung. Bagi saya, berkesenian tidak harus terjebak dan terjerembab dalam konsentrasi berfikir yang sempit. Belakangan, banyak sekali pekerja seni atau kelompok seni (pertunjukan, sastra, musik, dll) di kampus maupun masyarakat luas – yang terjebak dalam konsep berkesenian yang keliru. Mereka sibuk dengan romantisme dirinya ataupun kelompoknya sendiri. Kalau sudah semacam itu, bagi saya, perkembangan kesenian akan lambat. Usaha untuk memasyarakatkan kesenianpun tidak akan tumbuh secara baik.” tegas Burhan dari Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UAD yang juga aktif menjadi pendamping proses di beberapa pos kesenian kampus dan sekolah di Yogyakarta.

Pertunjukan yang didukung oleh Royal Ambarukmo, Aras Asri, Radio Anak Jogja, Ramai, dan Pocari Sweat ini berjalan khidmat.

“Ini adalah usaha nyata kami dalam menumbuhkembangkan kebudayaan dan tradisi musik Indonesia. Kami tidak ingin berhenti pada kalimat “Melestarikan”. Sebab, bagi kami melestarikan kurang efisien (sama dengan memuseumkan). Bagi kami lebih tepat dengan mengajarkannya kepada semua kalangan (di antaranya: ibu rumah tangga, tukang becak, pekerja laundry, PNS, mahasiswa dan pelajar), Alhamdulillah, sejak berdirinya pada 20 Mei 2004 silam, berawal dari 5 orang, sekarang komunitas ini memiliki 1.873 anggota yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Kami berharap, usaha ini mampu meberikan energi yang positif bagi tumbuh kembangnya budaya kita,” papar Agus Pathub, pendiri dan Pembina Komunitas Suling Bambu Nusantara dan Komunitas Angklung Yogyakarta.

“Ini adalah pertunjukan tunggal pertama kami. Harapannya, dengan digelarnya pertunjukan ini, masyarakat dapat lebih mengenal alat musik bambu dan angklung. Tidak hanya sekedar tahu. Kami menunggu partisipasi masyarakat luas yang ingin ikut serta dalam komunitas kami. Mereka bisa bergabung dalam latihan rutin kami, tiap Sabtu di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), dan Senin di pendopo ini. Jam 4 sampai jam 6 sore,” ujar Wiwir Endri, salah satu panitia kegiatan tersebut. (IHS)

Read more

Teater 42: Pentaskan Lakon Drama Tanda Tanya

Sabtu, 30 Juni 2012 – Komunitas Teater 42, Fakultas Sastra, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menggelar pertunjukan lakon drama yang berjudul Tanda Tanya. Naskah karya Iwan Jamal ini digelar di basement Kampus II UAD di Jl. Pramuka, No. 42, Umbulharjo Yogyakarta.

“Ini adalah studi pentas Teater 42. Pertunjukan ini memang dikhususkan untuk para generasi baru Teater 42. Kami berharap, terlaksananya pertunjukan ini dapat menjadi langkah awal untuk menyemai benih-benih jiwa seni berteater dan bersastra bagi regenerasi Teater 42. Semoga rasa kreativitas di luar akademis (kuliah yang lengkap dengan teori-teori), dapat tumbuh dan berkembang,” papar Angga Palsewa Putra, selaku sutradara pertunjukan tersebut.

Pertunjukan kali ini diperankan oleh Juni Hermawan, Ilhamudin, Putik Arumsari, Ummahalul Azies, Oktaria Mulya Anisa. Selain itu, pertunjukan yang memakan waktu satu jam itu dihadiri oleh bermacam kalangan, di antaranya mahasiswa UAD, UTY, Akprind, para penggiat sastra (Hari Leo AER, Dinar Saka), teaterawan (Masroom Bara), pelukis (Sri Harjanto Sahid), dan para penikmat sastra di Yogyakarta.

“Alhamdulillah. Kami tidak menyangka akan dihadiri oleh banyak sekali pengunjung. Kami juga bersyukur para sesepuh menghadiri pertunjukan ini. Secara psikologi, ini sangat membantu perkembangan rasa kreativitas kami nantinya. Kami juga berharap, agar tradisi semacam ini akan terus berlangsung,” ujar Mega Ayuningrum, Pimpinan Produksi pertunjukan tersebut.

Dia menambahkan, keberhasilan pertunjukan tidak lepas dari kerja sama tim. “Terimakasih kepada Dian Adi, Iqbal “Kriting”, Rifki, Nurida S.M, dan Andhika T., yang berekspolari di musik. Selain itu, Mas Ari dan tim yang mengurusi setting dan artistic, Ipeh di kostum, mas Agus (Drama Tjarita) dan Bagus (JAB) yang bertugas sebagai penata cahaya. Juga kepada para civitas Universitas Ahmad Dahlan, teater JAB, teater PeBeI, dan teater Drama Tjarita yang telah membantu berjalannya pertunjukan ini. (IHS)

Read more