LPM UAD Adakan Simulasi Pembekalan DPL
Kamis (17/11/2011), bertempat di Ruang Sidang Kampus 1 UAD, LPM mengadakan pembekalan bagi para dosen yang telah ditunjuk menjadi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pembekalan diadakan bertujuan agar para DPL memiliki wawasaan tentang KKN dan juga bagaimana kinerja DPL sesungguhnya. Kegiatan ini diikuti oleh 43 dosen yang berasal dari seluruh program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB menyajikan beberapa materi. Materi yang disajikan yaitu wawasan tentang KKN, syarat, tugas, tanggung jawab, dan hak DPL, serta role play sebagai bentuk aplikasi dari materi sebelumnya. Tiga pemateri yaitu Dra. Sudarmini, Dra. Rina Ratih S.S., M.Hum., dan R. Muhammad Ali, S.S.
“Perlu digarisbawahi bahwa KKN berbeda dengan Program Pengenalan Lapangan (PPL) atau pun Praktik Kerja Lapangan (PKL). KKN terkait dengan bagaimana mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang telah dimiliki dari bangku perkuliahan kepada masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat. Hal tersebut diharapkan agar KKN dapat mewujudkan tujuan kita bersama yaitu amar ma’ruf nahi munkar.” Papar Sudarmini saat memberikan materi tentang syarat, tugas, tanggung jawab, dan hak DPL.
Pembekalan semakin seru saat Muhammad Ali memberikan materi dengan metode diskusi dan permainan kepada para dosen. Diskusi dilakukan untuk menyikapi tentang isu yang berkembang seperti bagaimana tanggapan para dosen dengan adanya isu bahwa KKN sebaiknya ditiadakan dan beberapa isu yang lain. Permainan yang diberikan yaitu role play. Para dosen diminta memerankan diri menjadi komponen-komponen yang terlibat dalam KKN seperti mahasiswa, dosen maupun tokoh masyarakat. (FM)

Guru merupakan sosok yang dianggap mengetahui segala hal. Guru harus memiliki pengetahuan yang luas dan mampu memberikan contoh bagi peserta didiknya. Seorang siswa akan lebih mempercayai guru yang dapat membuktikan apa yang dikatakannya dan memiliki kreativitas. Mengingat pentingnya arti sebuah tindakan nyata dan kreativitas seorang guru, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UAD mengadakan pelatihan bagi mahasiswanya. Pelatihan yang diberikan berkaitan dengan pelatihan untuk meningkatkan kretivitas dan kemampuan menulis di bidang bahasa dan sastra.
Kamis, (27/10/2011), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LENSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta rayakan milad ke-13. Berbeda dengan beberapa perayaan sebelumnya, milad kali ini ditandai dengan dua kegiatan sosial. Hal ini sesuai dengan tema yang digagas panitia pelaksana, yaitu “13 Berbagi”.
Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan, bahkan merupakan kebutuhan primer bagi manusia. Melalui pendidikan manusia dapat merubah peradaban. Oleh karena itu, mengingat arti pentingnya sebuah pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjalin kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cik Ditiro untuk meningkatkan pendidikan mahasiswa dengan memberikan beasiswa bagi yang berprestasi. Acara penyerahan resmi beasiswa tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (25/10/2011), bertempat di Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan, Jalan Kapas No. 9, Semaki, Umbul Harjo Yogyakarta 55165. Hadir dalam kesempatan tersebut Drs. H. Kasiyarno, M.Hum., selaku Rektor UAD, Drs. H. Muchlas, M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni (WR III) UAD, dan Hendro Padmono, selaku Kepala Bagian Divisi Sekretaris Perusahaan P.T. BRI (Persero).