UAD Buka Pendidikan Guru MIPA Bertaraf Internasional
Era globalisasi merupakan era yang berbasis informasi. Para pelaku pendidikan memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan informasi tersebut, sehingga dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni di bidangnya. Pemerintah telah berupaya untuk menerapkan berbagai cara untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah dengan pengembangan Satuan Pendidikan Berbasis Internasional. Hal ini supaya SDM dapat bersaing di masyarakat luas.
UAD merupakan perguruan tinggi swasta yang mencoba megembangkan Sekolah Bertaraf Internasional, selain IKIP Semarang yang juga mendapatkan kepercayaan dan Block Grant dari pemerintah untuk menyelenggarakan Pendidikan Berbasis Internasional sebagaimana amanat UU No. 20 tahun 2003 (UU Sisdiknas) pasal 5 ayat 3. Program ini memiliki kelebihan dibanding program regular yaitu kurikulum nasional plus muatan berstandar internasional, serta diselenggarakan dalam kelas yang kecil (maksimal 25 mahasiswa), dan bahasa pengantar disampaikan dalam bahasa internasional (Inggris).
Sabtu (8/10/2011) Kemarin, bertempat di Auditorium Kampus III UAD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD melalui Tim pengembangan Pendidikan Guru MIPA Bertaraf Internasional (PGMIPA-BI) menyelenggarakan Grand Opening PG MIPA BI. “Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan (stake holder) internal dan eksternal UAD seperti sekolah mitra dan dinas pendidikan.”papar Muh. Joko Susilo, M.Pd, selaku Ketua Pengembangan PGMIPA BI UAD.
Hadir dalam grand opening tresebut Drs. Kasiyarno, M.Hum., selaku Rektor UAD, Drs. Ishafit, M.Si., selaku Dekan FKIP, dan beberapa peserta dari dosen maupun mahasiswa. Pemateri didatangkan langsung dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, yaitu Dr. rer.nat Adi Rahmat yang merupakan perumus dan pembimbing Program Pendidikan Guru Bertaraf Internasional. Orasi yang disampaikan bertema Peluang dan Tantangan Calon Guru MIPA Bertaraf Internasional di Era Globalisasi. Setelah itu juga didemokan teknologi pembelajaran untuk menunjukkan bagaimana penerapan teknologi dalam pembelajaran MIPA yang real-time dan realistik di FKIP UAD. Demo dilakukan oleh mahasiwa semester tiga dari PG BI Pendidikan Matematika, yaitu Amalia Nur Rachman dan Sidik Nur Irfan, PG BI Pendidikan Biologi, yaitu Haris Setiawan dan Galuh Alif Fahmi Rizki, PG BI Pendidkan Fisika, yaitu Mario Pratama dan Yunita Ayu B P. (FM)

Menjadi seorang pengajar adalah pekerjaan mulia. Banyak orang pintar di sekitar kita tetapi tidak mampu mentransfer ilmunya kepada orang lain. Menjadi seorang pengajar harus ikhlas mengingat proses pembelajaran adalah proses interaksi lahir dan batin seseorang dengan orang lain. Bisa disimpulkan, seorang pengajar adalah seseorang yang cerdas dan memiliki kepribadian yang tidak biasa.
Buku adalah jendela dunia. Dengan buku kita bisa melihat dunia luar tanpa harus pergi ke sana. Dengan buku kita bisa mengenal segala jenis ilmu tanpa harus mengenyamnya di bangku formal. Pertanyaannya, sudahkah kita membaca hari ini?
Sabtu (01/10/2011) UAD secara resmi meluncurkan logo miladnya yang ke-51. Tema yang diangkat kali ini adalah “penguatan technopreneurship untuk Mendukung Kemandirian Bangsa yang Berkelanjutan”. Acara yang diadakan di kampus empat UAD ini yang terletak di Kemutuk, Tamanan, Banguntapan Bantul tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit mengambil lakon Gatutkaca Winisuda yang dibawakan secara runtut dan semangat oleh dalang Ki Seno Nugroho.
Jum’at (30/09/2011), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi menerima mahasiswa asing tahun ajaran 2011/2012. Acara yang digelar di Auditorium Kampus I UAD Jl. Kapas No. 9, Semaki, Yogyakarta ini dibuka langsung oleh Rektor UAD, Drs. Kasiyarno, M.Hum. Penyambutan ini disimboliskan dengan pemakaian almamater orange kebanggaan UAD oleh Bapak Rektor kepada beberapa mahasiswa perwakilan dari tiap negara.
Begitulah yang diungkapakan oleh Drs. Kasiyarno, M.Hum. saat menyampaikan pidatonya pada pelantikan Rektor UAD Periode 2011-2015 Rabu (28/09/2011) di Auditorium Kampus I. Acara dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H.M. Din Syamsudin, M.A., Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah Nurrohman Hajam, Ketua Pimpinan Pusat Aisyiah, Koordinator Kopertis Wilayah V DIY, dan para pemimpin sivitas akademika UAD.