Refleksi Akhir Tahun 2015

 

Untuk kesekian kalinya, Dr. H. Ahmad Wijayanto, M.A., atau yang biasa dikenal Ustadz Wijayanto berkunjung ke UAD. Setelah hadir sebagai pembicara pada kajian Ramadhan Juli lalu, kini ia datang kembali untuk menjadi pembicara dalam tabligh akbar dengan tema “Refleksi Akhir Tahun”.

Setiap tahun, UAD rutin mengadakan kajian Islami sebagai bentuk muhasabah mahasiswa dalam kegiatan yang telah dilakukan selama satu tahun lamanya. Harapannya, dengan hal tersebut mahasiswa mampu merenung kembali dan lebih termotivasi untuk hidup lebih baik di tahun selanjutnya.

Kajian yang diadakan pada Minggu (13/12/2015) dengan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD sebagai pelopor, bertempat di Islamic Center kampus IV Jalan Ringroad selatan, Banguntapan, Bantul, DIY.

Pada kesempatan kali ini, dihadirkan pula Ustadz Refan Said sebagai pembaca tilawah. Ia merupakan qori internasional yang mempunyai jam terbang baik. Sedangkan untuk peserta kajian, tidak hanya mahasiswa, masyarakat umum juga turut berpartisipasi sehingga total mencapai 1000 orang.

“Saya mengapresiasi atas peserta yang berjibaku menghadiri kajian ini. Semoga kita menjadi salah satu dari tujuh orang yang dirindukan surga, yakni yang ketika hari libur tetap bergegas ke masjid untuk menuntut ilmu,” terang Wijayanto.

Dalam kajian tersebut, kekuatan iman menjadi pembahasan utama untuk merefleksikan diri. Wijayanto bertutur bahwa iman yang sesungguhnya adalah dapat amar ma’ruf nahi munkar (mengajak pada kebaikan, mencegah pada keburukan).

Selama ini, yang membuat manusia menjadi galau adalah dua hal. Pertama, kelemahan di manajemen waktu. Sebenarnya hal ini dapat diatasi dengan memproduksi amal positif yang tepat pada waktunya. Kedua, tidak tertib di berbagai kegiatan, ini juga dapat diatasi dengan mengerjakan sesuatu secara tertib dan tuntas. Jika itu dapat dilakukan, manusia akan mendapatkan ketenangan lahir maupun batin. (AKN)